Kantor DPRD Jabar dan Gedung Sate Tutup Dua Pekan

CNN Indonesia | Sabtu, 15/08/2020 19:41 WIB
Kantor DPRD Jawa Barat dan Gedung Sate ditutup dua pekan setelah sebelumnya ditemukan puluhan kasus positif virus corona di dua lokasi tersebut. Gedung Sate Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (CNN Indonesia/Melani Putri)
Bandung, CNN Indonesia --

Kantor DPRD Jawa Barat ditutup sementara waktu selama dua pekan ke depan, terhitung sejak Jumat (14/8), setelah 38 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Pelaksanaan sidang paripurna hari jadi Provinsi Jawa Barat ke-75 di Kantor DPRD Jabar, 19 Agustus kemungkinan akan digeser ke tempat lain

Selain itu, lokasi upacara peringatan hari proklamasi tingkat provinsi yang semula akan digelar di Gedung Sate kemungkinan juga digeser ke tempat lain.

Kondisi Gedung Sate tidak jauh berbeda dengan kompleks Kantor DPRD Jabar yang statusnya ditutup karena kasus Covid-19 pada akhir Juli lalu. Bahkan masa penutupan Gedung Sate yang menjadi Kantor Pemprov Jabar itu diperpanjang dua minggu lagi sejak 14 Agustus 2020.


"Gedung Sate ini masih kita lihat apakah Senin nanti bisa digunakan sesuai arahan dari pusat untuk upacara 17 Agustus atau kita bergeser ke tempat lain," ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers daring, Sabtu (15/8).

Pemprov Jabar telah mengagendakan kegiatan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 RI pada 17 Agustus 2020 nanti di halaman Gedung Sate. Upacara akan dilangsungkan menyesuaikan protokol kesehatan.

Lokasi halaman Gedung Sate dipilih untuk meminimalisir kehadiran massa seperti pelaksanaan sebelumnya di Lapangan Gasibu. Peserta upacara pun dibatasi.

Gedung Sate juga sudah disiapkan untuk lokasi upacara hari jadi provinsi pada 19 Agustus 2020 sebelum dilanjutkan kepada pelaksanaan sidang paripurna di Gedung DPRD Jabar. Namun rencana itu pun bakal ditinjau ulang.

"Situasi ini memang darurat, kami tanggal 19 Agustus ada peringatan ulang tahun Jawa Barat, ada sidang paripurna juga di DPRD. Tapi karena gedung ditutup sedang kita bahas cari tempat alternatif," ucap Ridwan Kamil.

Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat menuturkan perkembangan penanganan kasus Covid-19 yang membuat kantor DPRD ditutup selama dua pekan. Dari 38 orang terpapar, tujuh di antaranya merupakan anggota dewan.

"Dari keseluruhan dites kita yang positif 38 orang, tujuh anggota dewan, sembilan PNS, dan 22 non-PNS. Sekarang yang tujuh orang DPRD ini diisolasi di rumah masing-masing. Selain anggota dewan isolasi di Gedung BPSDM," tuturnya.

Menurut Taufik, Gugus Tugas Jabar intens melakukan pelacakan kontak erat ke-38 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, tim gugus tugas akan melakukan tes swab atau uji usap kepada keluarga yang berhubungan dengan mereka yang terpapar corona.

"Untuk keluarganya, Selasa depan tes swab," ucapnya.

(hyg/wis)

[Gambas:Video CNN]