Megawati Heran Ada yang Minta Jokowi Mundur

CNN Indonesia | Jumat, 28/08/2020 15:09 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan bahwa Jokowi adalah pilihan rakyat, bukan mandat dari MPR. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku heran dengan desakan sejumlah kalangan agar Joko Widodo mundur dari kursi Presiden RI.

Menurutnya, banyak orang yang tidak suka dengan pemerintahan yang dipimpin oleh Jokowi-Ma'ruf Amin saat ini. Ia pun mengingatkan bahwa Jokowi adalah sosok yang terpilih lewat mekanisme pemilihan secara langsung yang dilakukan oleh rakyat, bukan lewat mandat MPR.

"Banyak orang yang tidak suka dengan pemerintahan yang ada sekarang, padahal berkali-kali saya mengatakan pemerintahan sekarang, pemilunya, pilkadanya langsung loh, bukan dulu seperti kita diputuskan hanya oleh MPR. Tolong diingat, lah kok bisa minta Pak Jokowi mundur," kata Mega saat memberikan pengarahan kepada bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020 secara daring, Jumat (28/8).


Mega kemudian mengingatkan kader partainya bahwa Jokowi adalah kader yang diusung penuh untuk menjadi Presiden RI. Dia meminta kader PDIP untuk mengawal bila ada pihak yang ingin menjatuhkan Jokowi.

"Dia presiden kita, kebetulan orang PDIP dari awal kita usung dia. Ada pengusung ada pendukung, kadang sering dibaurkan. Padahal salah, kita pengusung. Pendukung ya bisa dilihat yang lain," tuturnya.

Salah satu tokoh yang pernah menyarankan Jokowi untuk mundur adalah mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais. Ia mengkritik pemerintahan Jokowi yang telah berjalan selama enam tahun.

Menurutnya, kemerosotan Indonesia di berbagai sektor selama era kepemimpinan Jokowi merupakan hal yang tak terbantahkan. Amien Rais kemudian menyarankan Jokowi untuk mundur dari jabatannya bila merasa tidak memiliki kompetensi sebagai Presiden.

"Jadi saya tulis risalah itu menunjukkan bahwa enam tahun Pak Jokowi jadi Presiden itu semuanya memang merosot, jadi tak terbantahkan. Apalagi, Papua itu, menurut saya, sekarang itu sudah sangat eksklusif. Jadi, menurut saya, kalau memang Pak Jokowi enggak punya kompetensi, ya resign," kata Amien kepada wartawan usai membacakan risalahnya yang bertema Pilihan Buat Pak Jokowi: MUNDUR atau TERUS?, di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta pada Kamis (13/8).

(mts/ain)

[Gambas:Video CNN]