117 Pegawai Pemkot Bandung Positif Corona, Termasuk Kadis PU

CNN Indonesia | Selasa, 08/09/2020 08:08 WIB
117 pegawai Pemkot Bandung, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum, disebut positif Covid-19 dengan sebagian besarnya tanpa gejala. Ilustrasi swab massal. (Foto: ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung menyebut 117 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandung dinyatakan positif Virus Corona berdasarkan tes usap atau swab.

Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisa Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan hasil 117 pegawai itu didapat dari tes usap secara masif yang dilakukan sejak 27 Agustus.

"Pemeriksaan secara masif kepada pegawai, bukan hanya ASN, di lingkungan Pemkot Bandung dimulai 27 Agustus. Kami ingin mencari dengan aktif supaya yang positif diisolasi dan tidak menyebar," kata Ahyani di Bandung, dikutip dari Antara.


Berdasarkan catatannya, 80 persen dari 117 pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu tidak menunjukkan gejala apapun. Kemudian, menurutnya, penambahan kasus ini dikarenakan adanya transmisi lokal penularan.

Sejauh ini, kata dia, sudah ada sekitar 1.900 pegawai yang diperiksa dengan tes usap. Mereka, kata dia, merupakan orang yang memiliki mobilitas tinggi sehingga diutamakan untuk dilakukan pemeriksaan.

Ahyani menyebut salah satu yang positif Covid-19 itu adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Didi Ruswandi.

"Hasil [positif] diperoleh Minggu (6/9) malam. Saya baru tahu hari ini," kata Ahyani.

Menurutnya, Didi tidak menunjukkan gejala apapun. Sehari sebelum dinyatakan positif, Sabtu (5/9), Didi masih berkegiatan seperti biasanya.

Kini, kata Ahyani, Didi tengah melakukan isolasi mandiri di kediamannya bersama seluruh anggota keluarganya. Kantor DPU Kota Bandung sendiri bakal ditutup sementara untuk sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

Dinas Kesehatan Kota Bandung, lanjut Ahyani akan memilah 117 pegawai itu karena tidak semuanya berdomisili di Kota Bandung. Penyelidikan epidemiologi pun akan segera dilakukan terhadap mereka.

"Protap (prosedur tetap)-nya yang positif tanpa gejala itu isolasi mandiri, kalau ada gejala harus di rumah sakit," kata dia.

(Antara/arh)

[Gambas:Video CNN]