Machfud Arifin Jadikan Positif Corona Modal Kampanye Pilkada

CNN Indonesia | Jumat, 11/09/2020 19:59 WIB
Calon wali kota Surabaya, Machfud Arifin mengatakan pengalamannya terjangkit Covid-19 jadi modal baginya memberi pemahaman warga pentingnya protokol kesehatan. Bakal calon wali kota Surabaya, Machfud Arifin akan menjadikan pengalamannya terinfeksi corona sebagai modal kampanye (CNN Indonesia/Miftah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin menganggap infeksi virus corona yang saat ini dialaminya jadi modal penting untuk memberikan penjelasan terhadap warga tentang bahaya virus tersebut.

"Yang jelas saya sudah punya pengalaman [terjangkit Covid-19], menjadikan modal saya memberikan penjelasan pada warga," kata Machfud, saat jumpa pers secara daring, Jumat (11/9).

Machfud menegaskan bahwa dirinya adalah orang yang menderita Covid-19 secara langsung. Maka itu, dia yakin bakal lebih mudah memberikan penjelasan kepada masyarakat.


"Saya pelaku langsung yang terkait dengan persoalan ini, saya lebih gampang nanti menjelaskan ke warga," ujar Machfud.

Ia lalu berpesan agar warga tetap waspada dan tak menganggap remeh virus corona. Ia juga tak mau masyarakat terlalu takut, sebab yang terpenting menurutnya adalah mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

"Jangan main-main, jangan anggap enteng, tapi juga jangan terlalu takut, nanti gampang itu nanti pasti saya akan berikan kampanye, saya akan sampaikan juga," ucapnya.

Senada, Mujiaman Sukirmo juga akan membagikan berbagai tips kepada masyarakat ihwal penularan virus corona.

Diketahui, Mujiaman juga pernah terjangkit virus corona saat masih menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya, Juni 2020 lalu.

"Kami, Machfud-Mujiaman insyaallah akan membagikan tips kesehatan ini karena kami berdua ternyata lolos sebagai OTG yang dinyatakan positif Covid-19," kata Mujiaman.

Ketua Tim Pemenangan Machfud-Mujiaman, Miratul Mukminin mengatakan bahwa saat ini Mujiaman telah dinyatakan negatif corona.

Mujiaman juga disebut sudah menjadi penyintas yang menyumbangkan plasma darah untuk proses pengobatan para pasien yang masih dinyatakan positif Covid-19.

"Pak Mujiaman ini mantan Covid-19 juga. Sekarang jadi kebal, dan donor plasmanya disumbangkan," katanya

Sebelumnya, Machfud Arifin mengakui telah positif Covid-19 usai beberapa kali swab tes. Terakhir ia dinyatakan terinfeksi virus tersebut saat menjalani tahapan kesehatan oleh KPU di RSUD dr Soetomo, Surabaya, 7 September lalu.

Machfud dan Mujiaman saat ini telah mengantongi dukungan dari delapan partai pengusung. Antara lain Demokrat, PKB, PAN, PPP, NasDem, Golkar, Gerindra dan PKS.

(frd/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]