Antrean Ambulans Wisma Atlet Imbas Lonjakan Pasien 100 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 17:01 WIB
RS darurat Wisma Atlet Jakarta mengalami lonjakan pasien hingga 100 persen pada Selasa (15/9), menyebabkan antrean ambulans di pintu masuk. Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyebut antrean ambulans yang terjadi kemarin disebabkan lonjakan pasien Covid-19 masuk hingga mencapai 100 persen dari hari biasanya.

Saleh menuturkan ambulans yang membawa para pasien datang dalam jumlah yang banyak pada waktu yang bersamaan, sehingga menyebabkan antrean di pintu masuk Wisma Atlet.

"Tadi malam hampir peningkatan kedatangan itu hampir 100 persen. Kemarin sampai 300-an ini nambah lagi," kata Saleh dalam Update Perkembangan Terkini RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran di Youtube BNPB, Rabu (16/9).


Rekapitulasi pasien yang terdaftar di Wisma Atlet sejak 23 Maret hingga 16 September sebanyak 15.309 orang. Dari jumlah itu ada 13.502 orang telah keluar. Data per hari ini RS Darurat Wisma Atlet menampung 1.740 pasien, terdiri dari 893 pria dan 847 wanita.

Data pasien tersebut berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian.

Para pasien di Wisma Atlet dirawat di tiga tower yakni tower 5, 6, 7. Tower empat sedang disiapkan untuk dibuka.

Tower lima digunakan sebagai perawatan isolasi mandiri. Sementara tower 6 dan 7 untuk merawat pasien gejala ringan hingga sedang.

Sampai saat ini ada 610 orang yang dirawat di tower lima Wisma Atlet. Untuk tower enam, ada 922 pasien dirawat dari total tempat tidur 1.036. Artinya kapasitas tower enam sudah mencapai 89 persen.

Adapun tower tujuh merawat 798 pasien dari kapasitas 1.578 tempat tidur. Kapasitas tower 7 sudah mencapai 50,57 persen. Jika ditotal berdasarkan keterisian tempat tidur di tower 5,6, dan 7 ada sebanyak 2.330 orang yang dirawat di Wisma Atlet.

Jumlah tersebut berbeda dengan data pasien rawat inap Wisma Atlet yang disampaikan oleh Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian. Data yang disebar Mudian tercatat ada 1.740 pasien yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran per 16 September.

Tower empat sendiri rencananya akan digunakan untuk merawat pasien isolasi mandiri, namun belum dapat digunakan karena masih memerlukan persiapan.

Koordinator Operasional Kakesdam Jaya Kolonel CKM dr. Stefanus Dony memperkirakan, tower empat baru dapat digunakan 7-10 hari mendatang.

"Tower 4 juga akan digunakan untuk isolasi mandiri, karena peralatan baru datang hari ini perkiraan 7-10 hari baru bisa clear," ucapnya.

Dengan kapasitas 1.546 tempat tidur, akumulasi kapasitas di tower 4 dan 5 adalah 3.116.

(mln/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK