Anies Ungkap Saefullah Mulai Merasa Sakit Saat Rapat DPRD

CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 20:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Almarhum Saefullah sempat izin meninggalkan rapat bersama DPRD karena merasa tak enak badan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakam Alm. Saefullah sudah merasakan tidak enak badan saat rapat di DPRD pada pekan lalu (CNN Indonesia/Daniela)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penghormatan terakhir bagi Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah yang meninggal dunia, Rabu (16/9). Saefullah wafat usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto usai positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Penghormatan terakhir itu dilakukan di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat. Turut hadir sejumlah pejabat Pemprov sampai pimpinan DPRD DKI Jakarta. Dalam sambutannya, Anies mengatakan bahwa Saefullah merupakan sosok pekerja keras.

"Siang ini keluarga besar Pemprov DKI Jakarta kehilangan seorang pemimpin terbaiknya, bapak Saefullah. Beliau pribadi baik, pekerja keras, orang yang selalu mengutamakan untuk menyelesaikan semua tugas yang diberikan kepadanya," kata Anies, Rabu (16/9).


Anies mengatakan, sebelum wafat, Saefullah sempat mengikuti rapat paripurna di DPRD Jakarta, Senin pekan lalu. Saat itu, kata dia, Saefullah sempat mengirim pesan singkat kepadanya di tengah rapat.

"Bapak Saefullah mengirimkan sebuah teks. 'Pak Gub, saya mohon izin pamit karena kurang enak badan'. Hari Selasa, dalam sebuah rapat saya sampaikan, dalam pengalaman saya bekerja sama Pak Sekda, tidak pernah beliau izin pamit karena sakit," ujar Anies.

"Hari itu beliau pamit, kemudian beberapa hari kemudian mengalami perawatan. Hingga akhirnya Allah Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang, memanggilnya pulang pukul 12.55 tadi siang," kata dia melanjutkan.

Saefullah diketahui meninggal dunia, Rabu (16/9) pukul 12.55 WIB usai menjalani perawatan intensif karena positif terpapar virus corona (Covid-19).

Saefullah tercatat pernah bekerja untuk empat gubernur, yakni Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Djarot Saiful Hidayat, dan terakhir Anies Baswedan.

(dmi/bmw)

[Gambas:Video CNN]