Klaim Corona Terkendali, Walkot Bandung Enggan Jam Malam

CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 23:55 WIB
Wali Kota Bandung Oded M. Danial hanya ingin memperketat adaptasi kebiasaan baru di masyarakat. Wali Kota Bandung, Oded Danial belum berencana menerapkan jam malam karena merasa penularan virus corona masih terkendali di wilayahnya (Tri Ispranoto)
Bandung, CNN Indonesia --

Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Oded M. Danial menyatakan penularan virus corona (Covid-19) masih terkendali, sehingga tidak akan diberlakukan jam malam. Hanya menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat.

"Sisi persentase kita masih terkendali. Jadi Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (16/9).

Menurut Oded, sejauh ini Pemerintah Kota Bandung masif melakukan tes Covid-19. Langkah itu diambil untuk memetakan dan melacak penyebaran Covid-19 dengan optimal.


Sebagai catatan, hingga 11 September lalu Dinas Kesehatan Kota Bandung sudah melakukan sebanyak 22.928 swab test, atau 0,92% dari jumlah penduduk. Jumlah tersebut mendekati satu persen sesuai dengan yang disyaratkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Selain itu, Kota Bandung juga dapat cepat melakukan pengujian karena telah memiliki Laboratorium Biosafety Level (BSL) 2 plus. Dengan demikian, Pemkot Bandung bisa mengetahui hasil tes swab secara cepat meski dampaknya adalah penambahan kasus baru.

Indikator lain yang memastikan Kota Bandung masih dapat mengendalikan Covid-19 yaitu soal keterisian rumah sakit.

"Selama ini setiap ada yang positif langsung diisolasi, ada mandiri juga di rumah sakit. Alhamdulilah ruang isolasi memadai," kata Oded.

Pada rapat terbatas (ratas) yang dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah akhir pekan lalu, Kota Bandung masih tersedia 322 tempat tidur yang kosong. Dari 460 tempat tidur di 27 RS rujukan Covid-19 di Kota Bandung, hanya terisi 138 tempat tidur atau sekitar 30 persennya.

Karena itu juga, Oded mengaku belum mau memberlakukan jam malam. Hanya akan memperketat.

"Saya diskusi bersama Forkopimda, belum sampai ke arah sana. Hasil ratas kemarin AKB diperketat," ujarnya.

Berdasarkan data di situs pikobar.jabarprov.go.id, ada 1.317 kasus positif virus corona di Kota Bandung. Sebanyak 667 di antaranya telah sembuh dan ada 600 orang masih dalam perawatan serta 50 orang meninggal dunia..

(hyg/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK