Jadi Klaster Terbesar, Kemenkes Sumbang 252 Kasus Covid DKI

CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 14:33 WIB
Kementerian Kesehatan menjadi klaster penyebaran virus corona terbesar di wilayah DKI Jakarta hingga hari ini, Jumat (18/9). Kementerian Kesehatan menjadi klaster penyebaran virus corona dengan kasus terbanyak di DKI Jakarta. Ilustrasi (ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi klaster penyebaran virus corona (Covid-19) terbesar di wilayah DKI Jakarta. Kementerian yang dipimpin Terawan Agus Putranto itu tercatat menyumbang 252 kasus positif Covid-19.

Angka tersebut belum diakumulasikan dengan temuan di kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) sebanyak 50 kasus dan Puslitbang UKM Kemenkes 1 kasus.

Data ini tercatat dalam laman https://corona.jakarta.go.id/id/data-visualisasi, yang diakses CNNIndonesia.com pukul 13.28 WIB, Jumat, (18/9).


Sekretaris Jenderal Kemenkes, Oscar Primadi menjelaskan perihal kantor Kemenkes menjadi klaster kasus Covid-19 terbanyak di Jakarta. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena pihaknya melakukan testing yang masif secara periodik.

"Dari sisi akses melakukan pemeriksaan tidak ada hambatan untuk pegawai, artinya proses testing itu sangat mudah diakses. Jadi pemeriksaan ke karyawan itu lebih masif, termasuk tracing, tracing tadi periodik," kata Oscar saat dihubungi melalui telepon, Jumat (18/9).

Oscar menegaskan pengendalian penularan Covid-19 di Kemenkes selalu diperhatikan. Selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kantor tersebut juga disemprot disinfektan tiga kali seminggu.

Dengan kondisi tersebut, kata Oscar, besar kemungkinan pegawai Kemenkes tertular virus corona di luar kantor, seperti di halte atau transportasi publik lainnya.

"Bisa jadi transmisi di luar kantor, itu kan artinya ada pegawai keluarga barangkali naik kendaraan umum, itu kan potensial terjadi penularan. Artinya pengendalian di kantor luar biasa tapi kita enggak tau transmisi bisa terjadi di luar kantor," ujarnya.

Selain Kemenkes, terdapat 50 kantor kementerian di DKI Jakarta yang menjadi klaster penyebaran corona. Di antaranya Kementerian Perhubungan dengan 175 kasus, Kementerian Pertahanan 64 kasus, Kementerian Keuangan 62 kasus, Kementerian Komunikasi dan Informatika 55 kasus.

Kemudian Kementerian Pemuda dan Olahraga 43 kasus, Kementerian Hukum dan HAM 35 kasus, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 36 kasus, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 25 kasus, Kementerian Dalam Negeri 24 kasus, hingga Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 12 kasus.

Sampai kemarin, Kamis (17/9), kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 232.628 orang secara kumulatif. Dari jumlah tersebut, 166.686 orang sembuh, 9.222 orang meninggal dunia, dan 56.720 orang lainnya dalam perawatan.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang memiliki jumlah kasus positif terbanyak dengan 58.582 kasus. Disusul kemudian Jawa Timur 39.508 kasus, Jawa Tengah 18.744 orang, Jawa Barat 15.584 orang, dan Sulawesi Selatan 13.867 orang.

(mln/fra)

[Gambas:Video CNN]