Kader PDIP di Pilkada Semarang Resmi Bakal Lawan Kotak Kosong

CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 21:24 WIB
KPU menyatakan tak ada lagi pasangan yang bisa ikut pilkada kota Semarang selain Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti. Hendrar Prihadi - Hevearita Gunaryanti Rahayu bakal melawan kotak kosong di Pilkada Kota Semarang (cnnindonesia/Damar Sinuko)
Semarang, CNN Indonesia --

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Hendrar Prihadi - Hevearita Gunaryanti Rahayu bakal menjadi pasangan calon tunggal di Pilkada Kota Semarang 2020. Keputusan ini didasari hasil rapat pleno KPU Kota Semarang yang menyatakan berkas pendaftaran kader PDIP itu lengkap tanpa catatan.

Untuk selanjutnya, KPU akan melakukan penetapan calon pada 23 September 2020 dan memulai kampanye pada 26 September 2020.

"Hari ini setelah melakukan rapat pleno, kami menyatakan pasangan Hendi-Ita lolos verifikasi berkas dan lengkap tanpa catatan, sehingga Hendi-Ita akan maju sebagai Calon Tunggal dalam Pilwakot Semarang tahun 2020. Untuk lebih resminya, kami akan melakukan penetapan pada 23 September," ujar Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom di kantornya, Jumat (18/9).


Hendi sendiri, yang merupakan calon wali kota petahana, siap untuk kembali memenangkan pilkada kali ini. Dia tidak menganggap bakal melawan kotak kosong.

"Tidak ada istilah kotak kosong untuk kami. Yang ada, kolom kosong tanpa ada gambar calon. Kami dari awal sudah siap berjuang, baik melawan kolom kosong maupun yang ada isinya. Bismillah, kita hadapi semuanya," ungkap Hendi.

Hendi pun menegaskan agar dinamika Pilkada Kota Semarang harus tetap diikuti oleh masyarakat dengan tetap datang ke TPS memberikan suaranya pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Dinamikanya untuk Pilwalkot tahun 2020 adalah Calon Tunggal. Ini juga sejarah di Kota Semarang karena baru kali ini. Tapi bagaimanapun, masyarakat yang punya hak memilih harus tetap datang ke TPS memberikan suaranya. Ini yang terpenting," tegas Hendi.

Khusus untuk Tim Pemenangan, Hendi pun mengingatkan untuk tetap memperhatikan SOP Protokol kesehatan seiring Kota Semarang masih berstatus zona merah covid-19. Kegiatan kampanye tidak boleh dalam bentuk pengumpulan massa atau hiburan panggung terbuka.

"Kami pun minta Tim Pemenangan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua harus patuh tanpa terkecuali. Jadi, tidak akan ada kampanye pengumpulan massa atau hiburan panggung terbuka. Kami akan lebih senang dengan langsung ke warga atau door to door," tambah Hendi.

Pasangan Hendi-Ita diusung oleh PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, Nasdem, PSI, PAN dan PKS. Sementara, partai yang mendukung adalah Hanura, PPP, PKPI, PBB dan Berkarya.

Pada Pilwakot Semarang tahun 2015, Pasangan Hendi-Ita (PDI Perjuangan, Demokrat, Nasdem dan Hanura) menang telak atas pasangan Sumarmo-Zubaer (PKB dan PKS) serta pasangan Sigit Ibnugroho-Agus Sutiyoso (Gerindra, PAN, Golkar).

(dmr/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]