Kapolsek Tegal Selatan Dicopot soal Dangdutan Pimpinan DPRD

CNN Indonesia | Sabtu, 26/09/2020 19:24 WIB
Polri resmi mencopot Kapolsek Tegal Selatan Kompol Joeharno buntut acara dangdutan yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo di tengah pandemi. Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono (kanan) di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/7). (CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polri resmi mencopot Kapolsek Tegal Selatan Kompol Joeharno buntut acara konser dangdut yang diselenggarakan Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo. Selain itu, Divisi Propam Polri akan menindaklanjuti perkara tersebut.

"Kapolsek sudah diserahterimakan dan Kapolseknya sudah diperiksa oleh Propam," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Sabtu (26/9).

Argo mengatakan pihaknya saat ini tengah mendalami dugaan pelanggaran Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan pasal 216 KUHP.


Pasalnya, Wasmad selaku Wakil Ketua DPRD nekat menyelenggarakan konser dangdut yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Hal ini berpotensi menyebarkan klaster baru penularan Covid-19.

Kepolisian, kata Argo, juga sudah menyita beberapa barang bukti. Polisi juga sudah memeriksa 10 orang saksi atas insiden tersebut.

"Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi dan terlapor Wasmad Edi Susilo," ujar Argo.

Sebelumnya, video konser dangdut yang digelar Wasmad Edi Susilo ramai beredar di media sosial. Sikap tersebut dikecam oleh berbagai pihak, karena berpotensi menjadi penyebaran virus corona.

Situasi penyebaran virus corona di Indonesia di sisi lain juga masih belum melandai. Tercatat, hingga Sabtu (26/9), jumlah kasus positif mencapai 271.339 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 199.403 dinyatakan sembuh, dan 10.308 orang meninggal dunia.

(dmi/pmg)

[Gambas:Video CNN]