Positif Corona, Sylviana Murni Eks Cawagub AHY Dirawat di RS

CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 00:46 WIB
Sylviana Murni, Anggota DPD perwakilan DKI sekaligus mantan cawagub pasangannya AHY di Pilkada DKI 2017, terinfeksi Virus Corona (Covid-19). Anggota DPD Sylviana Murni positif Corona. (Foto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan DKI Jakarta Sylviana Murni (61) disebut terinfeksi Virus Corona (Covid-19).

"Ibu Prof. Silvyana Murni, anggota DPD, mantan Walikota Jakarta, positif Covid-19 dan sedang dirawat di RS," ungkap Anggota DPD dari DKI Jakarta Jimly Asshiddiqie, lewat akun Twitter-nya, Minggu (27/9).

"Mohon doa untuk kesembuhannya," dia menambahkan.


Silvyana sendiri belum mengumumkan secara langsung perihal kasus Corona-nya. Dalam akun Instagram resminya, sylvianamurni_, Guru Besar bidang Manajemen Pendidikan ini terakhir kali mengunggah soal kampanye untuk salat Tahajud.

"Tahajjud yuk... jangan lupa witirnya," ucap dia, yang akrab dipanggil Mpok Sylvi itu, dua hari lalu.

Sylviana diketahui punya rekam jejak panjang sebagai birokrat di Pemprov DKI Jakarta. Dia pernah menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI (2001-2004), Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI (2004-2008).

Kariernya menanjak saat ditunjuk sebagai Wali Kota Jakarta Pusat (2008-2010) dan Pelaksana Tugas Wali Kota Jakarta Barat (2013).

Di era kepemimpinan Gubernur DKI Joko Widodo, Sylviana menjabat Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta (2013-2014). Pada masa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjabat Gubernur DKI, Sylvi dipilih menjadi Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan kebudayaan Pemprov DKI (2015-2016).

Sylviana kemudian dipinang oleh Partai Demokrat untuk menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI 2017 bersanding bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Mendapat nomor urut 1, pasangan ini gagal maju ke putaran kedua dengan raihan suara 17,06 persen.

Sebelumnya, sejumlah pejabat negara lebih dulu terkonfirmasi Covid-19. Misalnya, Menteri Perhubungan Budi Karya SUmadi, Menteri Perikdanan dan Kelautan Edhy Prabowo, Menteri Agama Fachrul Razi.

Selain itu, ada nama Ketua KPU Arief Budiman, Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Wakil Ketua Ombudsman Lely Pelitasari Subekti, hingga sejumlah kepala daerah.

(sur/arh)

[Gambas:Video CNN]