TPNPB-OPM: Kami Siap Tembak Pesawat Sipil yang Lintasi Papua

CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 12:46 WIB
Jubir TPNPB-OPM menyatakan peringatan itu agar tak ada lagi pesawat-pesawat sipil yang mengangkut personel bantuan maupun logistik untuk keperluan TNI-Polri. Ilustrasi senjata api. (Istockphoto/blyamur)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengancam bakal menembaki pesawat-pesawat sipil yang melintas di wilayah Papua.

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan ancaman dilayangkan karena pihaknya tidak ingin ada pesawat sipil yang mengangkut logistik untuk keperluan TNI/Polri di Bumi Cenderawasih.

"Kami siap, saya sudah perintahkan untuk semua pesawat sipil yang masuk siap tembak. Kami melihat TNI-Polri punya logistik makan, lain-lain dikirim pakai pesawat sipil," kata Sebby melalui keterangan dalam rekaman video yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (28/9).


Dia juga mengatakan ancaman itu diberikan agar pesawat-pesawat sipil yang melintasi Papua itu tidak mengangkut personel dari TNI-Polri.

Sebby mengklaim pasukan TPNPB-OPM sudah menyiapkan diri sebelum mengeluarkan peringatan tersebut.

"Oleh karena itu kami berikan peringatan tegas lagi. Mereka (pasukan TPNPB) siap tembak," kata dia.

Sebagai informasi, konflik antara aparat TNI-Polri dengan KKB memuncak dalam beberapa waktu terakhir. Rentetan aksi baku tembak berbalasan di wilayah Papua kerap terjadi.

Terakhir bahkan, TPNPB-OPM yang disematkan sebutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh penegak hukum Indonesia itu sempat menembaki rombongan polisi setelah mengantar Wakapolda Papua Brigjen Pol Matius D Fakhiri di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Intan Jaya.

"Kemarin kejadiannya, hari Jumat," kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu (26/9).

Rekaman video penembakan itu ramai dibagikan di media sosial seperti WhatsApp. Video berdurasi lima menit itu menunjukkan kontak tembak terjadi saat warga tengah menurunkan barang dari pesawat untuk dimasukkan ke dalam sebuah truk.

Warga dan pihak kepolisian yang berada di area tersebut lantas berlindung di balik truk. Petugas kepolisian yang mengamankan warga kemudian membalas tembakan sampai akhirnya terjadi kontak senjata dengan KKB.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, aksi-aksi penembakan yang terekam dalam video itu juga turut membuat masyarakat sekitar menjadi panik dan ketakutan. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap anggota KKB yang dituding bertanggung jawab atas rentetan penembakan di Papua dalam beberapa waktu terakhir.

(mjo/kid)

[Gambas:Video CNN]