Kadisdik di Papua soal Internet Gratis: Cuma untuk Jakarta

CNN Indonesia | Rabu, 23/09/2020 14:59 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Yalimo, Nahor Nekwek berharap ada program khusus bagi daerah yang tak punya layanan internet. Pelajar di Papua dinilai tak akan bisa menikmati paket internet dari Kemendikbud. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Yalimo, Papua, Nahor Nekwek mengatakan program internet gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak akan bisa dinikmati pelajar di wilayahnya. Pasalnya belum ada jaringan internet di wilayahnya saat ini.

Ia memperkirakan untuk wilayah Papua, jaringan internet baru ada 5-6 tahun mendatang.

"Kalau pemerintah pusat mau membangun pelayanan pendidikan, kesehatan, pelayanan umum dengan jaringan internet, saya pikir ini berlaku Jakarta saja. Kalau di Papua, paling 5-6 tahun baru bisa," kata Nahor Nekwek saat dihubungi dari Kabupaten Jayawijaya, Rabu (23/9) seperti dilansir dari Antara.


Nahor mengatakan program kementerian untuk menunjang proses belajar mengajar itu kemungkinan bisa diterapkan di wilayah Indonesia Timur, khususnya di Papua apalagi di Yalimo.

Yalimo adalah wilayah yang masuk  pegunungan tengah Papua. Wilayah ini adalah pemekaran Kabupaten Jayawijaya.

"Sesungguhnya sistem ini yang berlaku di Indonesia bagian Barat dengan Tengah. Tetapi kalau kami di Timur, harus ada sistem atau cara lain," katanya.

Ia mengharapkan adanya program khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi daerah-daerah yang hingga kini tidak memiliki layanan internet.

"Supaya pemerataan itu dirasakan semua orang, khususnya anak Indonesia yang ada di Papua," katanya.

Akses internet untuk delapan kabupaten di pegunungan tengah Papua memang masih menjadi persoalan. Bahkan Kabupaten Jayawijaya yang merupakan induk dari kabupaten-kabupaten pemekaran itu, atau lebih maju dari kabupaten di pegunungan, sulit mengakses internet dengan baik untuk masyarakat umum.

Hingga kini masyarakat umum, termasuk pelajar belum menikmati layanan program Palapa Ring yang sudah diuji coba Maret 2020.

(Antara/sur)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK