Pemerintah Buat Standar Masker di Zona Merah Corona

CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 17:52 WIB
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo bakal membuat standardisasi masker di wilayah zona merah atau risiko tinggi penularan covid-19. Ilustrasi jenis masker. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan pemerintah bakal membuat standardisasi jenis masker untuk menangkal virus corona (covid-19).

Hal ini menanggapi ketentuan masker kain yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). SNI merupakan satu-satunya standar di Indonesia yang wajib dipenuhi untuk memproduksi suatu barang.

"Menyangkut masalah SNI soal masker ini semuanya berguna, tidak ada yang tidak berguna. Namun bagi daerah zona merah, yang risiko tinggi memang perlu kita buatkan standardisasi," kata Doni dalam konferensi pers melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (28/9).


Doni menuturkan, Tim Satgas bersama sejumlah perusahaan telah membuat masker lokal diklaim memiliki kualitas filter 70-80 persen. Produksi masker ini mendapat rekomendasi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan lembaga dari Jerman.

"Ini kita coba kembangkan terus sehingga kualitas masker yang digunakan masyarakat semakin baik," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa kualitas masker yang digunakan ini bergantung pada zona risiko penularan covid-19 di suatu daerah. Jika risiko rendah, Doni menilai, tak perlu masker yang berkualitas sangat tinggi.

"Tapi daerah yang berisiko tinggi, terutama di zona merah, tentu kita imbau masyarakat agar menggunakan standar masker yang berkualitas sehingga risiko penularannya juga kecil," tutur Doni.

Kementerian Perindustrian sebelumnya telah merumuskan SNI masker kain. Terdapat sejumlah ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi agar sebuah masker kain memenuhi SNI.

Dalam SNI tersebut, masker kain diklasifikasikan dalam tiga tipe yakni Tipe A untuk penggunaan umum, Tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri, dan Tipe C untuk penggunaan filtrasi partikel.

Untuk semua tipe masker kain, SNI mensyaratkan harus memiliki minimal dua lapis kain. Kombinasi bahan yang paling efektif adalah kain dari serat alam seperti katun ditambah dua lapis kain sifon mengandung polyester-spandex yang mampu menyaring 80-99 persen partikel.

Data 13 September 2020 menunjukkan zona merah covid-19 sebanyak 41 kabupaten/kota turun dari pekan sebelumnya yakni 70 daerah.

(psp/pris)

[Gambas:Video CNN]