Polisi Ciduk 4 Orang Insiden Perusakan Kantor Bupati Keerom

CNN Indonesia | Jumat, 02/10/2020 13:19 WIB
Amuk para calon PNS Keerom membuat kaca-kaca kantor Bupati Keerom hancur, kantor Disnaker hangus dilalap si jago merah. Ilustrasi ricuh berujung pembakaran. (iStock/Kesu01)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menangkap empat orang massa yang terlibat dalam aksi perusakan kantor Bupati Keerom, Papua pada Kamis (1/10). Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Aksi pelemparan batu dilakukan oleh sekelompok massa yang menolak hasil pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil formasi 2018. Setidaknya, ada 250 orang yang mendatangi kantor bupati.

"Ada empat orang yang diamankan, tiga sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi, Jumat (2/10).


Satu pelaku lain yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan. Kamal menuturkan terkait dengan identitas dari para pelaku, termasuk latar belakang dan motif, polisi masih melakukan pendalaman.

"Semuanya masih dalam pemeriksaan," kata Kamal.

Diberitakan sebelumnya, ricuh yang terjadi membuat personel gabungan BKO Brimob Polda Papua bersama anggota Polres Keerom sampai mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan ke udara.

Aparat keamanan juga menembakkan gas air mata serta melakukan penyemprotan dengan menggunakan mobil water canon untuk memukul mundur massa.

Namun, sekitar pukul 16.45 WIT massa tetap melakukan aksinya bahkan berlanjut dengan aksi pembakaran. Akibat kejadian itu, kata Kamal, sebagian kaca di Kantor Bupati Keerom pecah akibat lemparan batu. Sedangkan kantor Disnaker dan kantor PMK hangus terbakar.

"Juga melakukan pembakaran yang menyebabkan seluruh bangunan Kantor Disnaker, Kantor PMK hangus terbakar," ucap Kamal.

(mjo/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK