Pilkada Sleman, Ajang Unjuk Gigi Istri Bupati Jagoan PDIP

CNN Indonesia | Minggu, 11/10/2020 20:09 WIB
Di Pilkada Sleman, PDIP mengusung Kustini Sri Purnomo yang minim pengalaman tetapi istri dari bupati dua periode. Pendukung calon bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengantar jagoannya saat mendaftar ke KPU pada September lalu (CNN Indonesia/ Sutriyati)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menetapkan tiga Pasangan Calon (paslon) bupati dan wakil bupati dalam Pilkada 2020.

Mereka adalah Wicaksana Sulistya-Raden Agus Choliq, Sri Muslimatun-Amin Purnama dan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa. Semuanya sudah dinyatakan memenuhi syarat dan telah memperoleh nomor urut.

Kustini Sri Purnomo, salah satu calon bupati, merupakan istri dari Bupati Sleman dua periode Sri Purnomo. Kustini diketahui tidak memiliki pengalaman di pemerintahan dan partai politik.


Danang Wicaksana-Raden Agus

Pasangan nomor urut satu ini diusung oleh Partai Gerindra, PKB, dan PPP dengan jumlah 18 kursi dari total 50 kursi di DPRD Sleman.

Danang Wicaksana Sulistya sebenarnya bukan orang baru dalam kontestasi Pilkada Sleman. Pada Pilkada 2015 lalu, ia maju sebagai Calon Wakil Bupati Sleman bersama pasangannya Yuni Satia Rahayu.

Ketika itu mereka diusung oleh PDIP dan Partai Gerindra. Namun, Danang harus mengakui kekalahannya dari pasangan Sri Purnomo-Sri Muslimatun.

Danang, yang merupakan pria kelahiran Yogyakarta 41 tahun lalu ini pernah menjadi Ketua Bidang PU DPP Gerindra (2012-2014), Ketua DPD Gerindra Kalimantan Timur (2017 - 2018), dan Ketua bidang Informasi Strategis DPP Gerindra, sejak tahun 2014.

Puluhan pendukung Pasangan Calon (Paslon) Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa (KSP - Danang) sempat dihalau oleh pihak kepolisian saat meluapkan euforia usai pengumuman pengundian nomor urut Paslon, di sekitar Gedung Serbaguna Pemda Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (24/9).Pendukung calon bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengantar jagoannya saat mendaftar ke KPU pada September lalu (CNN Indonesia/ Sutriyati)

Sri Muslimatun-Amin Purnama

Sri Muslimatun merupakan wakil Bupati Sleman periode 2015-2020. Dengan kata lain, dia adalah calon petahana. Diusung oleh Partai Golkar, NasDem, dan PKS.

Perempuan kelahiran Klaten Jawa Tengah ini pernah menjadi anggota DPRD Sleman dari Fraksi PDIP. Namun hanya menjabat selama satu tahun (2014 - 2015) karena digandeng Sri Purnomo maju di Pilkada 2015.

Di Pilkada Sleman, pasangan Sri Muslimatun-Amin Purnama memperoleh nomor urut 2.

Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa

Kustini termasuk wajah baru dalam Pilkada Sleman 2020. Bahkan, dalam catatan riwayat organisasinya, perempuan kelahiran Jepara 60 tahun ini juga tidak memiliki pengalaman sebagai kader parpol maupun berkiprah di dunia perpolitikan.

Hanya saja, Kustini merupakan istri dari Bupati petahana, Sri Purnomo sehingga sempat diterpa isu membangun dinasti politik.

saat mengantar pendaftaran istrinya ke KPU Sleman pada 4 September 2020 lalu, Sri Purnomo membantah isu tersebut. Di mengklaim bahwa istinya maju karena memang diminta oleh masyarakat.

Pasangan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa mendapat nomor urut 3 dan diusung oleh PDIP dan PAN. Di DPRD Sleman. Kedua parpol tersebut menguasai 18 kursi.

(bmw)

[Gambas:Video CNN]