BMKG Waspadai Duet Musim Hujan dan La Nina Desember-Februari

CNN Indonesia | Selasa, 13/10/2020 14:32 WIB
BMKG mewaspadai 'duet' musim hujan dan fenomena La Nina yang diprediksi terjadia pada Desember-Februari yang memicu curah hujan tinggi. Ilustrasi banjir akibat hujan lebat. (Foto: AP/Gerald Herbert)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mewaspadai dampak curah hujan tinggi akibat La Nina pada Desember 2020-Februari 2021.

"Puncak musim hujan Januari-Februari, dan La Nina ini Desember, sehingga kita perlu mewaspadai puncak musim hujan dan La Nina ini kisaran Desember-Februari," kata dia, dalam Konferensi Pers Menteri di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10).

Umumnya, kata dia, hujan dengan intensitas tinggi merata di seluruh wilayah Indonesia pada November, terutama di pantai barat Sumatra, Jawa, hingga Papua bagian barat.


Fenomena La Nina, lanjutnya, pun memberi tambahan kadar curah hujan.

"Kebetulan curah hujan sebelumnya sudah meningkat, sehingga ini double, untuk bulan Oktober-November itu terutama Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi terutama bagian selatan dan tengah, kemudian Kalteng, Kep. Maluku, dan Papua bagian barat," kata Dwi. 

Beberapa wilayah yang tidak terdampak La Nina, kata Dwi, tetap memiliki curah hujan tinggi. Misalnya, pulau Sumatra mulai dari utara Aceh hingga pesisir barat Lampung. Hal tersebut, katanya, dikarenakan topografi lokal pulau Sumatra.

BMKG, katanya, memperdiksi 27,5 persen wilayah di Indonesia yang mengalami musim hujan dengan tingkat curah hujan di atas normal.

"Beberapa wilayah Sumatera, Lampung, Sumsel, Sumbar, sebagian Bengkulu, Riau, sebagian Sumut, dan sebagian Aceh meski dalam prediski La Nina tidak sampai ke Sumatra, wilayah ini sudah terpantau curah hujannya tinggi," kata Dwi.

"Selain Sumatra juga di Sulawesi sudah mulai terpantau intensitas hujan tinggi, dan juga di Jabar," imbuhnya.

Dalam pengantar Rapat Terbatas bertema 'Antisipasi Bencana Hidrometeorologi', Presiden Joko Widodo juga meminta berbagai pihak melakukan langkah antisipasi bencana akibat La Nina.

"Karena itu saya ingin agar kita semua menyiapkan diri mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi dan juga dampak dari la nina ini terhadap produksi pertanian agar betul betul dihitung, terhadap sektor perikanan dan juga sektor perhubungan," kata dia, dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10). 

"Saya juga minta supaya disampaikan, disebarluaskan informasi mengenai perkembangan cuaca secepatnya ke seluruh provinsi dan daerah sehingga semuanya tau curah hujan bulanan ke depan ini akan terjadi kenaikan seperti apa," imbuh dia.

(mel/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK