Warga Pakai Helikopter Polri, Komisi III DPR Anggap Pelecehan

CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 01:30 WIB
Tiga warga sipil menggunakan helikopter Polri di lapangan terbuka Kepulauan Riau. Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto menilai hal itu sebagai pelecehan. Polisi juga pernah menggunakan helikopter untuk membubarkan massa aksi yang menggelar demo di depan Mapolda Sulawesi Tenggara. (CNN Indonesia/Fandi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga orang warga sipil menggunakan helikopter Polri di lapangan terbuka di Bintan, Kepulauan Riau. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Wihadi Wiyanto menilai hal itu sebagai pelecehan.

Video berdurasi 1 menit 28 detik yang merekam sebuah helikopter putih dan biru bertuliskan polisi mendarat di lapangan terbuka di Bintan, Kepulauan Riau. Video yang diunggah di akun Instagram @dewa45_idn itu viral di media sosial.

Dalam video tersebut, tiga orang berkaus dan celana pendek, keluar dari helikopter tersebut sambil tersenyum dan mengacungkan jempol. Sebelum video berakhir, terlihat seorang polisi berpakaian dinas lengkap menyambut ketiga penumpang itu.


Wihadi menilai kasus penggunaan helikopter Polri oleh warga sipil merupakan hal yang serius. Sebab helikopter tersebut merupakan fasilitas negara yang semestinya digunakan untuk pengawasan oleh Polri.

"Kalau warga sipilnya tidak punya kepentingan apa-apa dengan alasan jalan-jalan naik helikopter polisi, itu sih sebenarnya sudah pelecehan, jadi seakan-akan bahwa polisi ini sudah bisa dibayar oleh seorang pengusaha atau beberapa pengusaha untuk meminjamkan fasilitas-fasilitas vitalnya, (apalagi) untuk melakukan jalan-jalan," kata Wihadi dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10).

[Gambas:Instagram]

Wihadi menduga ada pelanggaran dalam rekaman video tersebut. Menurutnya, apa yang ditampilkan dalam video itu sama sekali tidak ada kepentingan tugas kepolisian.

"Pemakaian fasilitas negara, dan khususnya ini adalah fasilitas Polri, yang dipakai untuk penegakan hukum, tidak bisa dipakai untuk main-main (atau) semacam jalan-jalan. Apalagi itu namanya merupakan alat yang cukup vital," kata Wihadi.

Dia juga menyayangkan pernyataan Polda Kepri yang justru menganggap hal tersebut sebagai hal biasa dan malah menyebutnya sebagai enjoy flight. Dia menilai pernyataan itu tidak tepat.

"Jadi kalau polisi membuat alasan seperti itu, saya kira ini ada sesuatu yang harus diperiksa lebih lanjut motif kenapa ada tiga warga yang tidak punya kepentingan apapun naik helikopter polisi," kata Wihadi.

Pilot Diperiksa Propam

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri sedang melakukan pemeriksaan terhadap pilot helikopter yang diduga mengangkut tiga warga sipil di wilayah Bintan, Kepulauan Riau.

"Propam Polri melakukan pemeriksaan terhadap pilot helikopter milik Polri yang mengangkut tiga orang warga sipil," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Selasa (20/10).

Dia menuturkan bahwa pemeriksaan itu dilakukan guna mendalami ada atau tidaknya pelanggaran standar operasional prosedur yang dilakukan oleh personel Polri saat insiden itu terjadi.

Awi belum dapat menuturkan lebih lanjut terkait hasil dari pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh Propam.

Dia pun membenarkan bahwa video yang beredar itu memperlihatkan terdapat seorang polisi menyambut penumpang yang merupakan warga sipil.

(mjo/tst/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK