Warga Tasikmalaya Tanam Ganja di Polybag Ditangkap BNN

Antara, CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 07:56 WIB
BNN Tasikmalaya akan mengembangkan kasus ini lantara menduga ada budidaya ganja yang dilakukan oleh warga lainnya. BNN Tasikmalaya membongkar budidaya ganja yang dilakukan warga. Ilustrasi (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Narkotika Nasional (BNN) Tasikmalaya berhasil membongkar keberadaan tanaman ganja yang sengaja dibudidayakan untuk dikonsumsi dan dijual di sebuah rumah warga, di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/10).

Kepala BNN Tasikmalaya Tuteng Budiman mengatakan lokasi rumah warga tersebut berada di Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten. Pihaknya pun berhasil menangkap empat orang, salah satunya pemilik rumah.

"Hari ini kami lakukan penyergapan, selama ini ganja itu ditanam di polybag, di atas rumahnya," kata Tuteng, dikutip dari Antara, Rabu (21/10).


Tuteng mengatakan petugas menemukan 45 tanaman ganja berbagai ukuran, dengan yang paling tinggi sekitar 1 meter. Pemilik rumah inisial M (50) mengaku sengaja menanam tanama tersebut dengan bibit yang didapat dari orang lain.

Pihaknya pun langsung mengamankan barang bukti puluhan pohon ganja tersebut bersama empat orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Tuteng, para pelaku mengaku sudah bertahun-tahun menanam ganja untuk kebutuhan sendiri dan menjualnya ke sejumlah daerah di Tasikmalaya dan luar kota.

"Dia pemakai ganja, jadi supaya tidak rugi, dia tanam dan jual ganja juga," kata Tuteng.

Lebih lanjut, Tuteng menyatakan terbongkarnya bisnis ganja ini berdasarkan laporan masyarakat. Ia mengaku akan mengembangkan kasus ini karena disinyalir ada tempat lain yang digunakan untuk menanam ganja.

"Akan kami kembangkan terus," katanya.

(fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK