Bongkar Tiang Monorel, DKI Segera Rapat Evaluasi

CNN Indonesia | Jumat, 23/10/2020 21:43 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menggelar rapat dengan mengundang banyak pihak untuk mencari solusi terbaik. Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan rapat untuk membicarakan tiang monorel yang terbengkalai (Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengadakan rapat dengan menyertakan banyak pihak untuk mengevaluasi tiang monorel yang tertancap di sepanjang Jalan Rasuna Said dan Jalan Asia Afrika.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan rapat evaluasi bakal dilakukan dalam waktu dekat.

"Pak Gubernur juga sudah mengatakan dalam waktu dekat kita akan melakukan evaluasi menyeluruh dan kita akan menyikapi secara baik. Memang ini tidak mudah karena dulu ada keterlibatan BUMN, Adhi Karya berinvestasi," kata Riza dalam rekaman, Jumat (23/10).


Riza mengatakan Jakarta harus menemukan keputusan yang adil lantaran sudah ada aset yang terbangun. Rencananya DKI akan mengundang pihak-pihak terkait untuk membicarakan hal tersebut.

"Yang terbaik seperti apa, tentu yang memberi kontribusi bagi semua, dari segi fungsi, struktur, dari segi penggunaannya dan juga tentu dari segi pembiayaannya. Ini semuanya kita pertimbangkan," lanjut dia.

Riza mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan mendengarkan masukan dari semua pihak guna mendapatkan solusi terbaik. Semua masukan akan ditampung dan dijadikan bahan pertimbangan.

Riza menuturkan bahwa sejauh ini DKI memiliki kewenangan untuk pengelolaan iklan di tiang-tiang monorel. Sementara aset tetap dimiliki oleh pemerintah pusat.

"Pengelolaan lahan kan milik kita, milik pemerintah, kalau tiangnya diakui milik BUMN dan Jakarta Monorel dan jakarta Monorel memang pada waktu itu dari pihak mereka minta ganti jumlahnya kalau tidak salah sampai Rp600 miliar," tutup dia.

Diketahui proyek Monorel dimulai dari zaman kepemimpinan Sutiyoso. Kemudian pada era Fauzi Bowo atau Foke pembangunan itu terhenti lantaran masalah pendanaan.

(ctr/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK