Gakkumdu Setop Kasus Pelanggaran Pemilu Akhyar Nasution

CNN Indonesia | Sabtu, 24/10/2020 19:23 WIB
Sentra Gakkumdu disebut menghentikan proses kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Akhyar Nasution. Kasus pelanggaran pemilu oleh kandidat Akhyar Nasution di Pilkada Medan disetop karena dianggap tak memenuhi unsur. (Foto: Detikcom/Ahmad Arfah)
Medan, CNN Indonesia --

Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) resmi menghentikan proses dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan calon Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan Payung Harahap mengatakan laporan yang dilayangkan Hasan Basri Sinaga, warga Medan Marelan, terkait dugaan Akhyar berkampanye di lingkungan pendidikan bersama anak di bawah umur itu, dinyatakan tidak memenuhi unsur.

"Secara resmi sudah dihentikan. Surat pemberitahuannya sudah saya tandatangan tadi malam dan ditempel di papan pemberitahuan di Kantor Bawaslu. Laporan yang diberikan tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran pemilihan," kata dia, Sabtu (24/10).


Dalam laporan yang teregistrasi dengan nomor : 01/REG/LP/PW/Kota/02.01/X/2020 itu, Payung menyebut Gakkumdu sudah meminta klarifikasi baik dari pelapor maupun terlapor.

"Kedua pihak sudah kita klarifikasi beberapa hari lalu. Hasilnya kami menilai tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilihan," sebutnya.

Sebelumnya, Akhyar dilaporkan seorang warga Medan Marelan, Hasan Basri Sinaga, yang menilai petahana melakukan pelanggaran dengan berkampanye bersama anak di bawah umur saat berkunjung di Rumah Tahfidz Anwar Saadah binaan Keluarga Besar di bawah Pohon Roda (Dipora).

Akhyar sendiri telah membantah berkampanye di lingkungan pendidikan bersama anak di bawah umur. Saat itu, dia mengaku hadir atas undangan pemilik Rumah Tahfiz Anwar Saadah pada 14 Oktober 2020.

"Saya ada diajak oleh salah seorang dan pemilik sekolah Tahfidz jadi saya hadir. Karena dia bilang anak-anak di sana dididik gratis katanya. Jadi saya bilang terima kasih la pak," ucap Akhyar.

(fnr/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK