Kejar Begal Anggota Marinir, Polisi Dalami Rekaman CCTV

CNN Indonesia | Rabu, 28/10/2020 14:55 WIB
Polisi menyatakan masih mendalami rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengejar pelaku begal anggota marinis TNI AL. Polisi dalami rekaman CCTV di lokasi pembegalan anggota marinir TNI AL. Ilustrasi. (Istockphoto/South_agency).
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi masih mengejar pelaku aksi begal terhadap anggota marinir TNI AL Kolonel PW. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi.

"Tim mengumpulkan saksi-saksi di TKP dan beberapa CCTV, baik di tempat kejadian dan pasca kejadian sudah kami lakukan," kata Yusri kepada wartawan, Rabu (28/10).

Dari hasil rekaman CCTV, kata Yusri, teridentifikasi bahwa pelaku begal menggunakan dua sepeda motor saat beraksi.


Namun, dari rekaman CCTV yang diperoleh, pelat nomor dari kedua motor itu masih belum terlihat jelas.

"Kami dalami dua motor itu karena arahnya sama, satu mengawasi dan satu merebut barang korban," ucap Yusri.

Yusri menuturkan nantinya rekaman CCTV itu akan diperiksa oleh laboratorium forensik (Labfor) untuk melakukan proses identifikasi lebih lanjut.

"Ini masih kita dalami dan masih akan kita cek di labfor untuk membuat terang semuanya," ujarnya.

Sebelumnya, perwira marinir TNI AL, Kolonel PW menjadi korban begal saat bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (26/10) lalu sekitar pukul 06.45 WIB.

Saat kejadian, korban sedang bersepeda di dekat kantor Kementerian Pertahanan. Kemudian, ada orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan mengimpit Kolonel PW.

Setelahnya, pelaku berusaha mengambil tas milik Kolonel PW. Merespons aksi tersebut, korban pun berupaya mempertahankan tas miliknya.

"Yang mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda gowes dan mengalami luka robek di pelipis kiri, memar di kepala bagian belakang," tutur Kepala Dinas Penerangan Marinir, Letnan Kolonel Gugun Saiful Rachman.

(dis/agt)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK