Nama Bupati Lebak Dicatut, Diduga Upaya Penipuan

CNN Indonesia | Minggu, 01/11/2020 22:20 WIB
Nama Bupati Lebak Octavia Jayabaya dicatut dalam sebuah usaha yang diduga berupa penipuan penggalangan donasi. Bupati Lebak Octavia Jayabaya utarakan dugaan upaya penipuan yang mencatut nama dirinya (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Lebak, CNN Indonesia --

Bupati Lebak Octavia Jayabaya menyebut ada upaya penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Hal ini diungkap lewat akun resmi Instagram @Viajayabaya, Minggu (1/10).

Lewat akun pribadi itu, Octavia memposting percakapan elektronik diduga sebagai usaha penipuan dengan mencatut nama Bupati Lebak itu. 

Dalam salinan gambar tampak percakapan yang di awali dirinya dengan ucapan salam. Hal itu lantas ditanggapi oleh seseorang bernama Risa, dari Rumah Yatim Cabang Pondok Kelapa.


Dalam percakapan selanjutnya, nomor palsu itu mengaku sebagai Iti Octavia Jayabaya, Bupati Lebak yang akan menggalang donasi berupa uang untuk berbagai yayasan dan ponpes.

[Gambas:Instagram]



Dalam captionnya, Iti menulis agar masyarakat berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan dirinya untuk penggalangan dana.

"Hati-hati penipuan mengatasnamakan saya (Iti Octavia Jayabaya). Pemerintah tidak pernah menghubungi siapapun untuk penggalangan dana. Informasi yang dikeluarkan bukan melalui akun atau institusi resmi, dipastikan hoaks," kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Minggu (01/11).

Dia mengaku akan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Itu juga belum mengetahui apakah sudah ada yang tertipu.

Pihaknya meminta masyarakat tidak mudah percaya jika ada yang mengatasnamakan dirinya. Jika ada yang mengaku sebagai Iti Octavia Jayabaya, korban bisa melapor ke pihak kepolisian atau mendatangi Pemkab Lebak untuk mengklarifikasinya.

"Nanti sambil dikroscek, kemungkinan bisa dilaporkan. Kepada siapapun yang menerima berita atau informasi palsu tersebut untuk tidak memepercayai dan melaporkan ke Pemkab Lebak atau aparat penegak hukum," terangnya.

Hingga berita ini ditulis, setidaknya postingan itu mendapatkan dukungan ribuan netizen.

(ynd/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK