Prabowo Jadi Menteri Terbaik, Gerindra Belum Fokus Capres

CNN Indonesia | Kamis, 05/11/2020 15:24 WIB
Gerindra belum fokus menyiapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden, meski saat ini terpilih sebagai menteri dengan kinerja terbaik versi lembaga survei. Gerindra belum fokus menyiapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden, meski saat ini terpilih sebagai menteri dengan kinerja terbaik versi lembaga survei. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan bahwa partainya belum memfokuskan diri untuk menyiapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.


Pernyataan ini disampaikan Andre merespons hasil survei lembaga Indo Barometer yang mendapuk Prabowo sebagai menteri dengan kinerja terbaik di Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menurutnya, fokus Gerindra saat ini ialah bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat, bangsa, dan negara.


"Capres belum ada, sekarang saatnya bekerja," ucap Andre kepada CNNIndonesia.com, Kamis (5/11).

Dia menerangkan bahwa masalah capres dari Gerindra akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada 2023 mendatang. 

Andre pun kembali menegaskan bahwa fokus Gerindra dan Prabowo saat ini adalah bekerja memenuhi harapan rakyat serta berkontribusi maksimal agar Indonesia terbebas dari krisis, resesi, dan pandemi Covid-19.

"Beliau sudah sampaikan dalam Kongres Luar Bisa Gerindra bahwa soal capres Gerindra itu akan dibahas dalam forum khusus kemungkinan Rakernas Gerindra di 2023 Jadi fokus kami dan Prabowo hanya bekerja memenuhi harapan rakyat," katanya. 

Sebelumnya, Prabowo sebagai Menteri Pertahanan didapuk sebagai menteri kinerja terbaik di Kabinet Jokowi berdasarkan hasil survei Indo Barometer pada 10-17 Oktober 2020.

Dalam survei itu, hampir 30 persen responden menyebut Prabowo sebagai menteri yang menunjukkan kinerja terbaik selama satu tahun pemerintahan. Prabowo berada jauh di atas Mendikbud Nadiem Makarim dan menteri lainnya.

Indo Barometer mencatat ada 17 alasan publik dalam menilai kinerja Prabowo. Alasan paling populer adalah jiwa kepemimpinan yang bagus (22,5 persen), keputusannya tegas dan lugas (19,1 persen), serta mampu menjaga keamanan (11 persen).

(mts/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK