Istana Sebut Gatot Nurmantyo Telah Ambil Undangan Penghargaan

CNN Indonesia
Selasa, 10 Nov 2020 17:13 WIB
Pihak Istana mengatakan Gatot Nurmantyo telah mengambil undangan pemberian tanda kehormatan yang akan dilaksanakan pada Rabu (11/11). Pihak Istana mengatakan Gatot Nurmantyo telah mengambil undangan pemberian tanda kehormatan yang akan dilaksanakan pada Rabu (11/11). (CNN Indonesia/ Patricia Diah Ayu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo disebut sudah mengambil undangan pemberian tanda kehormatan. Acara pemberian tanda kehormatan bakal dilaksanakan besok di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/11).

"Terkait Pak Gatot Nurmantyo hadir sudah ambil undangan dan pernyataan kesediaan menerima tahor (tanda hormat)," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada wartawan, Selasa (10/10).

Selain Gatot, Heru menuturkan bahwa para petinggi TNI pada periode sebelumnya juga mendapatkan tanda kehormatan. Mereka juga terkonfirmasi menghadiri acara tersebut.

"Para kepala staf angkatan periode lalu yang akan menerima tanda jasa terkonfirmasi hadir," jelas dia.

Selain itu, mantan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara serta mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignansius Jonan juga turut hadir. Keduanya sudah terjadwal untuk menjalankan tes kesehatan.

"Pak Rudiantara, Pak Jonan terdaftar untuk swab," tutup dia.

Sementara Kepala Biro, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin memastikan pemberian tanda hormat dilakukan besok. Belum ada perubahan jadwal terkait acara itu.

"Iya masih sesuai jadwal," kata Bey kepada CNNIndonesia.com, Selasa (10/11).

Pemerintah akan menyematkan Bintang Mahaputera kepada Gatot Nurmantyo. Pemberian tanda kehormatan ini dilakukan bagi semua pihak yang pernah masuk jajaran kabinet pemerintahan hingga satu periode.

"Gatot Nurmantyo itu pernah jadi panglima [TNI]. Panglima itu adalah anggota kabinet. Semua anggota kabinet yang mendapat tugas di pemerintahan sampai satu periode selesai itu mendapat Bintang Mahaputera Adipradana," kata Menkopolhukam Mahfud MD.

Selain Gatot, Mahfud menyebut ada setidaknya sekitar 30 orang mantan pembantu presiden yang belum mendapatkan Bintang Mahaputera. Sejumlah nama seperti Susi Pudjiastuti hingga Luhut Binsar Pandjaitan turut mendapat penghargaan itu.

"Yang akan mendapatkannya banyak ada 30 orang lebihlah ada Susi Pudjiastuti, itu kan orang kritis kan juga tetap dapat; Ada Retno Marsudi; kemudian Luhut Pandjaitan; dan beberapa menteri yang sudah selesai tapi belum pernah mendapat itu nanti akan diberikan tanggal 11 [November]," tutup Mahfud.

(ctr/pmg)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER