Satpol PP Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta Imbas Maulid Nabi

CNN Indonesia
Minggu, 15 Nov 2020 13:41 WIB
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta menyatakan Maulid Nabi Muhammad di kediaman Rizieq Shihab, Sabtu (14/11), telah melanggar protokol kesehatan. Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11). (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab dijatuhi sanksi denda akibat melanggar protokol kesehatan dalam acara Maulid Nabi Muhammad di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11) kemarin.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi DKI Jakarta Arifin menyatakan telah menjatuhkan sanksi denda administratif sebesar Rp50 juta kepada Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab.

Denda itu diberikan lantaran kegiatan Maulid Nabi Muhamamd SAW yang digelar di rumah pribadi Rizieq di Petamburan telah menciptakan kerumunan di tengah pandemi virus corona.

"Dikenakan denda. Ya, karena memang Pergubnya kan sanksi administratif sebesar Rp50 juta," kata Arifin dalam rekaman suara yang telah dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Minggu (15/11).

Denda terhadap Rizieq tertuang dalam surat pemberian sanksi dengan nomor 2250/1.75 tentang pemberian sanksi denda administratif kepada Rizieq Shihab.

Surat itu menyatakan kegiatan pernikahan anaknya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Rizieq telah melanggar protokol kesehatan virus corona.

"Yaitu tidak membatasi jumlah tamu undangan sehingga menimbulkan kerumunan," bunyi surat tersebut.

Lebih lanjut, Arifin mengatakan pihaknya akan menindak siapapun yang terbukti melanggar protokol kesehatan virus corona tanpa pengecualian. Ia menilai upaya itu diperlukan untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta.

"Pokoknya acara apapun yang dilakukan ketika bertentangan protokol Covid maka itu akan dikenakan ketentuan kedisiplinan dan penegakan hukum," kata Arifin.

(rzr/NMA)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER