RK Siap Beri Keterangan ke Bareskrim soal Kerumunan Rizieq

CNN Indonesia | Rabu, 18/11/2020 21:33 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan dirinya akan memberikan keterangan terkait kronologi kerumunan di Megamendung ke Bareskrim. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasi dirinya mendapatkan panggilan ke Gedung Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan terkait kerumunan massa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor.

"Hari Jumat saya laporkan, saya juga seperti Pak Anies [Baswedan, Gubernur DKI], saya akan dipanggil Bareskrim untuk memberikan keterangan terkait kronologi di Megamendung," ujar Ridwan Kamil saat menjadi narasumber dalam acara Mata Najwa yang disiarkan secara langsung di Trans7, Rabu (18/11) malam.

Menurutnya, masyarakat harus tahu secara terang benderang mengenai kerumunan massa di Kabupaten Bogor tersebut yang belakangan memancing perhatian publik. Pria yang karib disapa Emil itu pun memastikan pihaknya sudah mengambil langkah-langkah sesuai aturan terkait hal itu.


Emil mengklaim  pihaknya selama ini memiliki rekam jejak baik dalam menjatuhkan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan. Ia mencatat, dari 600 ribu pelanggaran di Jabar, 90 persen di antaranya dilakukan individu sedangkan sisanya oleh institusi.

"Jadi sebenarnya track record memberikan sanksi sudah ada, dan harusnya sudah dilakukan. Kalau belum nanti saya ingatkan," kata dia.

Di satu sisi, dia meminta sejumlah pihak memahami bahwa keramaian yang terjadi di lokasi kala itu memang tidak bisa dihentikan. Kondisi itu serupa dengan berbagai kerumunan lain seperti yang terjadi saat rangkaian demo omnibus law Cipta Kerja.

"Kalau konstelasi sudah tidak bisa dikendalikan tapi diskresi pendekatan keamanan tidak sederhana di teori. Seperti demo omnibus law, kan harusnya juga nggak boleh. Tapi kalau massa berlimpah akhirnya yang dilakukan membiarkan tapi menjaga tetap ketertiban," katanya.

Terkait kerumunan massa Rizieq di Megamendung, kepolisian memanggil sejumlah pihak untuk diperiksa. Beberapa di antaranya adalah Kepala Desa Sukagalih Megamendung Alwasyah Sudarman; Ketua RW 3 Megamendung Agus; Camat MegamendungEndi Rismawan.

Kemudian Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor A Agus Ridallah; Panitia FPI Habib Muchsin Al-atas; Kepala Desa Kuta Megamendung, Kusnadi; Ketua RT 1 Megamendung Marno; Bupati Bogor Ade Yasin; Sekretaris Daerah Bogor Burhanudin; serta Bhabinkamtibmas Megamendung Aiptu Dadang Sugiana.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono memastikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bakal dimintai klarifikasinya di Gedung Bareskrim Polri pada Jumat (20/11) mendatang.

Emil -sapaan akrabnya- bakal diklarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan yang dihadiri oleh Pimpinan FPI, Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

"Iya benar, pemeriksaan Jumat," kata Argo saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (18/11).

Selain Emil, Argo menjelaskan terhadap sejumlah pihak termasuk Bupati Bogor Ade Yasin. Hanya saja, pemeriksaan terhadap Ade Yasin akan dijadwalkan ulang mengingat situasi dirinya yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

Secara terpisah, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyatakan alasan pengklarifikasian kerumunan massa Rizieq di Bareskrim itu karena penyelidikan dilakukan tim gabungan.

"Yang memeriksa tim gabungan Bareskrim, PMJ (Polda Metro Jaya) dan Polda Jabar yang tangani kasus tersebut," kata Awi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (18/11).

Ribuan jamaah menyambut kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.Ribuan massa menyambut kedatangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Di tempat lain, Dirreskrimum Polda Jabar Kombes POl CH Patoppoi mengatakan selain Ridwan Kamil yang diperiksa di Bareskrim, yang lain bakal diminta keterangan di Mapolda Jabar, Kota Bandung.

"Untuk Pemeriksaan Bupati Bogor, Sekda, Kasatpol PP Bogor, dan kawan-kawan di Polda. Untuk gubernur di Bareskrim," ujar dia kepada CNNIndonesia TV, Rabu.

Sebagai informasi, Polisi juga tengah mengusut dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Dalam hal ini polisi telah meminta klarifikasi sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies telah dimintai klarifikasi di Mapolda Metro Jaya pada Selasa (17/11) lalu.

(thr/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK