Calon PDIP Sebut Depok Cuma Margonda, PKS Debat Protes

CNN Indonesia | Minggu, 22/11/2020 16:35 WIB
Calon Wakil Wali Kota Depok dari PDIP Afifah Alia menyindir pembangunan Kota Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota M. Idris hanya berfokus di Jalan Margonda. Margonda, Depok. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/Rei/Spt/14.
Jakarta, CNN Indonesia --

Calon Wakil Wali Kota Depok dari PDIP Afifah Alia menyindir pembangunan Kota Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota M. Idris hanya berfokus di Jalan Margonda.

Afifah mengatakan pembangunan yang terpusat di Margonda itu membuat ketimpangan. Akibatnya, daerah lainnya tidak dibangun secara baik.

"Margonda panjangnya tidak sampai 5 kilometer, ada 8 apartemen, 4 mal, apartemen 20 tower. Semua pusat ekonomi hanya ada di Margonda. Ini diakibatkan Pemkot Depok tidak berhasil membangun jalan-jalan di sekitarnya," kata Afifah dalam Debat Pilwalkot Depok, Minggu (22/11).


Pradi-Afifah menyampaikan akan meratakan pembangunan di daerah selain Margonda. Mereka akan membangun jalan di daerah Sawangan agar pembangunan bergerak ke sisi lain Depok.

Klaim Afifah itu langsung dibantah Calon Wakil Wali Kota Depok dari PKS, Imam Budi Hartono. Imam menyindir Pradi dan Afifah tak pernah jalan-jalan ke Depok.

"Paslon nomor 1 belum jalan-jalan ke Depok. Bojong Sari sudah ramai, Cinere sudah ramai, jadi tidak Margonda-sentris saja," ucap Imam.

Menurut politikus PKS itu, ia dan Idris akan menganggarkan Rp5 miliar per kelurahan. Dengan anggaran itu, kata dia, 63 kelurahan di Depok dapat meningkatkan pembangunan di daerah masing-masing.

Selain itu, Imam menyebut sudah ada pembangunan tol di sekitar Depok. Jalan itu disebut akan menghubungkan daerah-daerah di Depok.

Jawaban Imam itu langsung diserang balik oleh Pradi. Pria yang kini menjabat Wakil Wali Kota Depok itu menyebut peta jalan pemerataan pembangunan sudah ada sejak 2003. Namun Idris tak mau menjalankannya, klaim Pradi.

"Sudah saya sampaikan ke Pak Idris, tapi nampaknya usulan saya dicoret oleh beliau. Ini persoalan buat kita," tandas Pradi.

(dhf/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK