Prajurit TNI Hilang di Tembagapura, Papua saat Patroli

CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2020 08:23 WIB
TNI saat ini tengah mencari Prada Hengky Sumarlin Zai yang hilang saat berpatroli di Distrik Tembagapura, Papua. Foto ilustrasi prajurit TNI di Papua. (ANTARA/HO-Humas Polda Papua)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang prajurit TNI hilang di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua saat tengah berpatroli. Prajurit yang hilang adalah Prajurit Dua (Prada) Hengky Sumarlin Zai yang hilang sejak Selasa (17/11) pekan lalu.

Saat ini Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Batalyon Infanteri (Yonif) 756/WMS dan unsur TNI lainnya masih melaksanakan pencarian.

Dilansir dari Antara, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria mengatakan sebelum dinyatakan hilang, Hengky diketahui sedang berpatroli dengan timnya di sekitar Kampung Utikini, Distrik Tembagapura.


"Saat pelaksanaan konsolidasi patroli, diketahui Prada Hengky Sumarlin Zai tidak ada dan sampai dengan saat ini masih dilaksanakan proses pencarian," kata Reza, Rabu (25/11).

Ia mengharapkan dukungan dan doa berbagai kalangan untuk pencarian terhadap prajurit TNI itu agar selamat dan dapat segera ditemukan.

"Mohon doa dari kita semua sehingga Prada Hengky Sumarlin Zai selamat dan dapat segera ditemukan," katanya.

Sementara itu Asisten Operasi Kaskobagwilhan III Brigjen TNI Suswatyo meminta bantuan Basarnas untuk ikut melakukan pencarian.

"Mudah-mudahan bisa ditemukan dalam keadaan selamat," kata Suswatyo.

Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya mengatakan sebelumnya pencarian hanya dilakukan oleh aparat TNI dibantu aparat kepolisian yang bertugas di wilayah Tembagapura.

Prada Hengky memakai pakaian seragam lengkap dengan rompi dan helm serta membawa satu pucuk senjata SS2 V4 dengan nomor senjata: 01-4296 saat hilang. Ia bertugas sebagai anggota pengintai depan.

Kelompoknya melihat sebuah honai yang dicurigai di pinggir Kali Kabur. Saat mendekati sasaran, terlihat satu orang yang mencurigakan melarikan diri. Tim kemudian bergerak melakukan pengejaran.

"Mereka semua satu deret dan tidak terpisah. Jadi sepuluh orang berjalan di sungai dan lima lainnya di sekitaran sungai. Prada Hengky itu jalan di sungai bersama rekan-rekannya," cerita Letkol Yoga.

Setelah pengejaran dan melewati sasaran, tim kemudian melakukan konsolidasi dan baru menyadari Prada Hengki Sumarlin Zai tidak bergabung dengan anggota tim lainnya.

"Sebelumnya boddy system yang bersangkutan sempat terlihat bergerak di sepanjang sungai," kata Letkol Yoga.

(Antara/sur)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK