Istana Belum Bisa Komentar soal OTT Menteri Edhy Prabowo

CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2020 11:16 WIB
Pihak Istana baru bisa memberikan tanggapan setelah status hukum Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di KPK sudah jelas. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (25/11) dini hari. Edhy ditangkap terkait dugaan korupsi izin ekspor baby atau benih lobster.

Terkait penangkapan Edhy, Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian mengatakan pihak Istana belum bisa memberikan komentar sampai ada penjelasan resmi dari KPK.

"Kita di istana belum bisa berkomentar. Arahan pimpinan, nunggu perkembangan di KPK seperti apa," kata Donny kepada wartawan, Rabu (25/11).


Donny mengatakan pihaknya baru bisa memberikan tanggapan setelah status hukum Edhy jelas. Menurutnya, saat ini Edhy masih dalam pemeriksaan.

"Setelah jelas status dari KPK seperti apa, baru kira berkomentar. Ini kan masih pemeriksaan, toh," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengonfirmasi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri KKP Edhy Prabowo di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten pada Rabu (25/11) dini hari.

Firli menjelaskan penangkapan ini dilakukan terkait dugaan korupsi penetapan izin ekspor baby atau benih lobster.

"Tadi malam Menteri KKP diamankan KPK di Bandara Soetta saat kembali dari Honolulu [Amerika Serikat], yang bersangkutan diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin export baby lobster," kata Firli lewat pesan singkat, Rabu (25/11).

Firli menyebut Edhy sedang diperiksa di KPK saat ini. Ia pun berjanji segera menyampaikan penjelasan secara resmi seputar penangkapan politikus Gerindra tersebut.

Selain Edhy, tim penyidik KPK juga mengamankan istrinya. KPK memliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum Edhy dalam operasi senyap tersebut.

(ctr/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK