Nasib Pangkas Libur Panjang Akhir Tahun Diputuskan Besok

CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 17:17 WIB
Pemerintah akan mengambil keputusan terkait pemangkasan Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Jumat (27/11) besok. Menko PMK Muhadjir Effendy akan mengeluarkan keputusan terkait libur dan cuti bersama akhir tahun 2020. Foto: Humas PMK
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah akan mengambil keputusan terkait pemangkasan Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Jumat (27/11) besok. Hal ini juga telah dikonfirmasi langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.


"Ya, Insya Allah," kata Muhadjir saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com berkaitan dengan pengambilan keputusan pemangkasan libur dan cuti bersama akhir tahun, Jumat (26/11).


Muhadjir juga membenarkan dirinya saat ini tengah dalam perjalanan kembali ke Jakarta usai melakukan kunjungan ke Papua berkaitan tugasnya sebagai Menteri PMK.



Dalam rapat yang rencananya akan digelar besok itu, Muhadjir juga membenarkan akan memanggil tiga menteri teknis terkait libur panjang yang juga ikut menandatangani Surat Keputusan Bersama sebelumnya.


Menteri-menteri itu yakni, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauzia, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo.


Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono mengatakan rapat yang rencananya digelar besok itu masih merupakan rapat internal dengan pengambilan keputusan tanpa pengumuman.


Hasil rapat kata dia, terlebih dahulu akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo.


"Besok masih rapat internal dipimpin Pak Menko dengan Menteri terkait. Jadi belum akan diputuskan. Tentu hasil rapat dan pertimbangan akan beliau laporkan kepada Bapak Presiden minggu depan," kata Agus.


"Karena beliau yang mendapatkan arahan dari Bapak Presiden. Jadi semua harap bersabar, masih cukup waktunya," lanjutnya.


Sebelumnya, Jokowi memang meminta agar libur dan cuti bersama akhir tahun yang dimulai 24 Desember hingga 1 Januari itu dipangkas. Hal ini lantaran setiap libur panjang, akan ada peningkatan jumlah positif covid-19.

(tst/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK