Kasus Covid-19 Pecah Rekor 8.369, Tertinggi di Papua

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 17:07 WIB
Papua menjadi penyumbang tertinggi kasus positif Covid-19 pada hari ini, Kamis (3/12), dengan tambahan 1.755 kasus. Kasus harian positif Covid-19 memecahkan rekor baru dengan tambahan 8.369 kasus. Papua kali ini menjadi penyumbang terbanyak. Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penambahan jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) per hari ini, Kamis (3/12) memecahkan rekor baru yakni 8.369 kasus. Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 557.877 kasus.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang disampaikan Satgas Covid-19, tambahan kasus harian tertinggi terjadi di Papua sebanyak 1.755 kasus. Pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 102 orang dan meninggal dunia 1 orang.

Posisi selanjutnya Jawa Barat dengan tambahan 1.648 kasus. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh 253 orang dan meninggal dunia 221 orang.


Kemudian DKI Jakarta menyumbang 1.153 kasus baru. Di ibu kota pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 973 orang, sedangkan meninggal dunia 26 orang.

Provinsi lain yang berkontribusi menambah kasus positif Covid-19 antara lain Jawa Tengah dengan 767 kasus, Jawa Timur 564 kasus, Kalimantan Timur 313 kasus, Bali 230 kasus, Sumatera Barat 191 kasus, 189 kasus, Riau 179 kasus, Kalimantan Tengah 157 kasus, Sulawesi Selatan 136 kasus, dan Banten 131 kasus.

Infografis Waspada Corona MenggilaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Infografis Waspada Corona Menggila

Beberapa provinsi lain mengalami tambahan kasus di bawah 100 kasus, seperti Jambi 94 kasus, Sulawesi Utara 88 kasus, Sumatera Utara 86 kasus, dan lainnya.

Sebelum hari ini, rekor kasus harian corona tercatat terjadi pada Minggu (29/11). Saat itu terjadi lonjakan 6.267 kasus baru corona dalam waktu 24 jam.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 terbanyak, yakni 140.238 kasus. Kemudian disusul Jawa Timur 63.337 kasus, Jawa Tengah 58.337 kasus, Jawa Barat 55.807 kasus, dan Sulawesi Selatan 21.057 kasus. 

(yoa/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK