Wenny Bukamo, Calon Petahana PDIP di Banggai Laut Dicokok KPK

CNN Indonesia
Kamis, 03 Des 2020 21:30 WIB
Wenny Bukamo merupakan Ketua DPC PDIP Banggai Laut. Dia juga calon bupati petahana di Pilkada Banggai Laut 2020. Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo yang ditangkap KPK merupakan kader PDIP. Wenny menjabat ketua DPC PDIP Banggai Laut. Ilustrasi (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng) Wenny Bukamo ditangkap tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (3/12). Wenny diduga menerima suap dari pihak lain.

Wenny merupakan Ketua DPC PDIP Banggai Laut. Dia juga calon bupati petahana di Pilkada Banggai Laut 2020.

Politikus partai banteng itu maju bersama Ridaya La Ode Ngkowe. Wenny dan Ridaya diusung oleh PDIP, Gerindra, PKB, Golkar, serta Perindo.

Pria kelahiran 14 April 1960 itu mulai menjabat sebagai Bupati Banggai Laut pada 17 Februari 2016.

Setelah tiga tahun menjabat, Wenny dipercaya menduduki jabatan Ketua DPC PDIP Banggai Laut sejak 18 Juli 2019.

Wenny adalah seorang pensiunan TNI Angkatan Udara dengan masa bakti dari 1988-2015. Ia pensiun dengan pangkat terakhir letnan kolonel (letkol).

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, Wenny pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya periode 1999-2004.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan pihaknya telah menangkap Wenny. Hanya saja, ia belum menyampaikan informasi terkait dugaan kasus, jumlah uang yang diamankan, serta siapa saja pihak yang ditangkap.

"Betul. Hari ini jam 13.00 WIB telah dilakukan tangkap tangan Bupati Kabupaten Banggai Laut," kata Firli kepada CNNIndonesia.com melalui pesan tertulis, Kamis (3/12).

Firli menyatakan pihaknya masih bekerja di lapangan terkait penangkapan Wenny. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Wenny serta para pihak lain yang juga ikut diamankan.

(mts/fra)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER