Ridwan Kamil Minta Garut Mulai Simulasi Suntik Vaksin Covid

CNN Indonesia | Senin, 04/01/2021 05:50 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Pemkab Garut melakukan simulasi proses penyuntikan vaksin Covid-19 di puskesmas dan gedung-gedung instansi Pemda. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Pemkab Garut melakukan simulasi proses penyuntikan vaksin Covid-19 di puskesmas dan gedung-gedung instansi Pemda. Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Bandung, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Pemerintah Kabupaten Garut melakukan simulasi proses penyuntikan vaksin Covid-19 di puskesmas maupun gedung-gedung instansi pemerintah daerah. Pria yang karib disapa Emil itu menyampaikan bahwa vaksinasi corona akan segera dilaksanakan, dan tenaga kesehatan menjadi prioritas vaksinasi.

"Vaksinasi akan dimulai pertama kepada para tenaga kesehatan, kedua profesi non tenaga kesehatan tapi yang bersinggungan dengan Covid-19, yaitu TNI/Polri, petugas pelayanan umum, setelah itu baru sesuai urutan risiko," katanya dalam kegiatan Subuh Berjamaah Keliling atau Subling di Masjid Agung Kabupaten Garut, Minggu (3/1).

Emil pun mengimbau masyarakat Jabar untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Sebab, vaksinasi Covid-19 dilakukan secara bertahap.


"Artinya tahun 2021 Covid-19 masih belum hilang tapi kemungkinan akan turun. Artinya juga setahun ini kita masih harus bermasker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan jangan lengah," ujarnya.

Adapun Subling yang dilaksanakan Emil menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Subling kali ini menjadi yang pertama pada 2021.

Emil mengatakan, setelah beberapa bulan terhenti karena pandemi Covid-19, program Subling akan kembali digelar meski tidak rutin setiap minggu. Lokasi Subling pun akan ditentukan berdasarkan level kewaspadaan Covid-19.

Ia mengaku rindu akan suasana Subling dan silahturahmi dengan masyarakat.

"Ada rasa kerinduan pada subuh berjamaah ini karena sempat terkendala pandemi. Sehingga bisa hadir kembali ke tempat yang mulia ini seperti nikmatnya berbuka puasa," cetus Emil.

(hyg/gil)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK