KSP Bantah IPW soal Istana Siapkan Gatot Eddy Jadi Kapolri

CNN Indonesia | Rabu, 06/01/2021 15:11 WIB
Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan Donny Gahral Adiansyah menyebut belum ada pembicaraan resmi soal nama calon Kapolri lain yang akan dipilih Presiden Jokowi. KSP bantah pihak Istana memilih Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (kiri) untuk menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan Donny Gahral Adiansyah membantah klaim Indonesia Indonesia Police Watch (IPW) soal Istana Kepresidenan mengajukan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Donny mengatakan belum ada pembicaraan di lingkungan Istana untuk mengusung Gatot. Ia juga memastikan belum ada pembicaraan resmi soal nama calon Kapolri lain yang akan dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tidak ada, tidak ada. Belum ada nama-nama. Kita tunggu saja, ini masih dalam proses," kata Donny kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/1).


Donny belum mengetahui pasti kapan Jokowi akan menyerahkan nama calon Kapolri ke DPR. Donny mengaku belum ada arahan terkait hal tersebut.

Meski demikian, Donny mengatakan semua pihak, termasuk IPW boleh menyampaikan pendapat terkait pergantian pimpinan Korps Bhayangkara.

"Ya boleh-boleh saja orang mengira-ngira, tetapi belum ada sejauh yang saya tahu ya," ujar Donny.

Sebelumnya, IPW menyebut pihak Istana mengajukan paket pergantian pucuk pimpinan Polri. Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono disebut akan menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Sementara itu, posisi Wakapolri akan ditempati Komjen Listyo Sigit Prabowo. Listyo saat ini menjabat sebagai Kabareskrim Polri.

Masa bakti Idham akan habis pada 1 Februari 2021. Undang-undang mewajibkan presiden mengajukan calon pengganti ke DPR 20 hari sebelum masa bakti Kapolri habis.

(dhf/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK