Polisi: Selebgram @erlanggs Ikut Promosikan Tes PCR Palsu

CNN Indonesia | Jumat, 08/01/2021 15:41 WIB
Salah satu tersangka pemalsuan surat hasil tes PCR Covid-19 berinisial EAD merupakan seorang selebgram dengan akun Instagram @erlanggs. Foto ilustrasi. Pemkot Bekasi melakukan tes Poylmerase Chain Reaction (PCR) bagi penumpang KRL di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu tersangka pemalsuan surat hasil tes PCR Covid-19 berinisial EAD merupakan seorang selebgram dengan akun Instagram @erlanggs.

Akun Instagram itu tercatat memiliki jumlah pengikut sebanyak 229 ribu.

"Iya, betul ada (tersangka selebgram). Inisialnya EAD itu dia yang punya akun @erlangss," kata Kanit 1 Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol I Made Redi Hartana saat dihubungi, Jumat (8/1).


Selain memiliki akun Instagram, kata Redi, EAD juga mempunyai sebuah akun Youtube.

Redi menuturkan dalam kasus pemalsuan ini, peran EAD adalah mempromosikannya ke media sosial. Sebagai selebgram, kata Redi, dia memiliki ratusan ribu pengikut yang bisa digaet.

"Dia perannya sekadar mempromosikan saja, ya," ucap Redi.

Sebelumnya, polisi meringkus tiga orang tersangka pemalsuan surat hasil tes PCR Covid-19. Mereka adalah MHA, EAD, dan MAIS.

Surat hasil tes palsu itu diunggah di media sosial Instagram. Surat tersebut dihargai sebesar Rp650 ribu.

Unggahan tersangka itu diketahui oleh Relawan Peduli Pencegahan Covid-19 Tirta Mandira Hudiatau yang akrab disapa dokter Tirta.

Setelahnya, Dokter Tirta mengunggah hal tersebut di akun Instagram miliknya hingga akhirnya diketahui oleh pihak PT Bumame Farmasi. Lantaran merasa dirugikan, mereka pun melaporkannya ke pihak kepolisian.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 32 jo Pasal 48 dan atau Pasal 35 jo Pasal 52 ayat 1 UU ITE dan atau Pasal 263 KUHP.

(dis/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK