Polisi: Rizieq Sempat Positif Covid Tapi Mengaku Sehat

CNN Indonesia | Selasa, 12/01/2021 18:55 WIB
Bareskrim Polri menyampaikan Rizieq Shihab sempat dinyatakan positif Covid-19 namun dirinya mengaku bebas dari virus corona. Bareskrim Polri menyampaikan Rizieq Shihab sempat dinyatakan positif Covid-19 namun dirinya mengaku bebas dari virus corona. (AP/Achmad Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyampaikan Rizieq Shihab sempat dinyatakan positif Covid-19 namun dirinya mengaku bebas dari virus corona.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi menuturkan bahwa hal tersebut menjadi salah satu alasan penyidik turut menyematkan Pasal terkait penyebaran berita hoaks kepada para tersangka dalam kasus RS Ummi, Bogor, Jawa Barat.

"Kan diketahui bahwa (Rizieq) sudah positif (Covid-19) itu tanggal 25 November. Tapi di 26 November itu mereka ngomong tidak ada masalah, sehat walafiat tidak ada sakit apapun. Disebarkan melalui Front TV," kata Andi saat dihubungi, Selasa (12/1).


Dia mengatakan sejumlah tersangka dalam perkara itu menyembunyikan kondisi asli Rizieq Shihab dengan menyebarkan pernyataan yang tak sesuai.

Andi menjelaskan bahwa pihak RS Ummi turut menyebarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kondisi Rizieq melalui media massa. Oleh sebab itu, para tersangka turut dijerat pasal penyebaran berita bohong.

"Kan, khusus untuk Rizieq dia lewat Front TV sementara untuk RS Ummi kan ditanya sama media tuh waktu itu ada konferensi pers, toh," ucapnya.

Dalam perkara ini, setidaknya ada tiga tersangka yang telah dijerat oleh Bareskrim Polri. Mereka ialah mantan pentolan FPI, Rizieq Shihab; menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas; dan terakhir Direktur Utama RS Ummi, Andi Tatat.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU No Tahun 1984. Ketiganya juga disangkakan Pasal 216 KUHP dan Pasal 14 serta Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946. Mereka pun terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Kasus ini berawal dari laporan Pemkot Bogor terhadap RS Ummi karena dinilai telah menghalangi atau menghambat Tim Satgas Covid-19 dengan tidak memberikan penjelasan utuh terkait status positif atau negatif Rizieq sebagai pasien.

Selain itu, dalam kasus ini juga disorot soal kepulangan Rizieq dari rumah sakit yang dilakukan tanpa sepengetahuan tim Satgas.

(mjo/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK