NasDem Apresiasi Jokowi Pilih Calon Kapolri Tanpa Lihat Agama

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 02:47 WIB
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengajukan nama Komjen Listyo Sigit Prabowo ke DPR sebagai calon Kapolri. Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo diajukan Presiden Jokowi jadi calon Kapolri ke DPR (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Sahroni menyatakan bahwa pengusulan Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri menunjukkan bahwa Presiden Jokowi telah membuktikan bahwa Polri bukan institusi yang inklusif.

Menurutnya, langkah itu sekaligus memperlihatkan bahwa Jokowi tidak memilih pimpinan berdasarkan ras atau agama tertentu, melainkan mempertimbangkan profesionalisme seseorang. Diketahui, Listyo merupakan nonmuslim, sementara selama ini Kapolri selalu dijabat oleh perwira tinggi beragama Islam.

"Bukan dari agamanya apa atau sukunya apa, enggak ada itu," kata Sahroni kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/1).


Ia pun menyampaikan bahwa Listyo merupakan calon Kapolri yang tepat karena memiliki prestasi dan rekam yang sangat baik. Sahroni berkata Komisi III menyambut baik pencalonan Listyo sebagai Kapolri.

"Kami di Komisi III [DPR] menyambut baik pengajuan nama tersebut. Listyo ini merupakan calon kapolri yang memiliki track record sangat baik. Hal tersebut bisa kita lihat dari kinerja dan prestasi beliau selama ini," ujar Sahroni

Selain itu, menurutnya, Jokowi telah mempermudah kerja Komisi III dalam melakukan uji kelayakan dan kepatutan dengan mengajukan nama Listyo. Menurutnya, Listyo merupakan perwira yang paling cocok menjabat Kapolri selanjutnya.

Diketahui, Jokowi mengusulkan Listyo sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Idham. Usulan nama Kapolri ini tertuang dalam Surpres yang diserahkan Pratikno ke Pimpinan DPR, Rabu (13/1).

"Hari ini surpres telah kami terima dari presiden yg mana presiden menyampaikan usulan pejabat mendatang tunggal yaitu Listyo," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/1).

Dengan pengusulan, Listyo artinya mengalahkan empat nama calon lainnya yang diusulkan Kompolnas yaitu Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, serta Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto.

(mts/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK