Cerita Pria Gondrong Jadi Korban Begal Payudara di Yogyakarta

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 19:31 WIB
Seorang pria berambut gondrong menjadi korban begal payudara saat melintas di kawasan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Ilustrasi. Seorang pria gondrong di Sleman, Yogyakarta, menjadi korban begal payudara. (Foto: Istockphoto/Coldsnowstorm)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria bernama Banu (30) mengaku menjadi korban begal payudara di Yogyakarta, pada Rabu (13/1). Ia menduga pelaku mengira dirinya adalah perempuan karena rambutnya gondrong.

Peristiwa itu bermula ketika Banu tengah melintas di Jalan Banteng Raya, Kecamatan Ngaglik, Sleman, pukul 01.10 WIB. Saat itu tengah hujan sehingga dirinya mengenakan jas hujan dan melaju pelan lantaran kondisi jalan agak rusak.

"Tiba-tiba ada kendaraan mendekat, lalu dia memegang dada saya. Sempat kaget dan berpikir, mungkin teman saya, karena saya perhatikan dari kendaraannya," kata Banu kepada CNNIndonesia.com, Kamis (14/1).

Pelaku, lanjut dia, juga sempat melambatkan laju sepeda motornya untuk melihat respons dirinya sebagai korban.


Namun Banu kemudian menyadari bahwa pelaku ternyata bukan temannya. Pria berambut gondrong ini sontak berteriak ke arah pelaku dan berusaha mengejar, namun pelaku telanjur kabur.

Rambut Banu yang panjang itu terlihat meski ia mengenakan helm dan jas hujan.

"Mungkin pelaku mengira saya perempuan," tuturnya.

Banu mengaku sempat merasa terkejut usai kejadian tersebut. Ia akhirnya memutuskan tak mengejar pelaku karena khawatir membawa senjata tajam.

"Kemungkinan dia akan melukai korban juga ada sehingga saya menghindari itu," sambung Banu.

Pasca kejadian tersebut, Banu menuturkan dirinya ingin melaporkan aksi pelecehan seksual tersebut ke pihak kepolisian. Hanya saja, hingga kini dirinya belum menemukan bukti yang cukup. Terlebih, tidak ada saksi mata dalam kejadian tersebut.

"Saya sudah mencari CCTV yang mengarah ke jalan tempat kejadian, atau jalan yang dilalui pelaku, namun belum menemukannya," ujarnya.

Lebih lanjut ia berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati, karena kejahatan seksual di jalanan bisa menimpa siapa saja, tanpa mengenal jenis kelamin.

Di lain sisi, dirinya juga menyayangkan respons netizen yang justru cenderung menyalahkan bahkan menertawakan dirinya sebagai korban, setelah unggahan cerita tentang kasus tersebut viral di media sosial.

"Saya rasa hal ini perlu mendapatkan perhatian lebih besar dari aparat keamanan. Temasuk juga perlindungan bagi korban agar tak semakin dilecehkan atau justru dipermalukan," pintanya.

Dirinya juga berharap, kejadian serupa tak terulang lagi.

CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi Kasat Reskrim Polres Sleman untuk meminta penjelasan terkait kasus tersebut namun belum direspons.

Begal payudara jadi fenomena sendiri di kota besar, termasuk di DKI Jakarta. Kasus pelecehan seksual ini bahkan beberapa ada yang diusut polisi.

Korbannya mayoritas perempuan yang tengah berjalan dan pelaku umumnya menggunakan sepeda motor.

Petugas dalam beberapa kasus berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku dengan bantuan rekaman CCTV.

(sut/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK