DPR Sebut Aksi Raffi Tak Terpuji, Satpol PP Cari Informasi

CNN Indonesia
Jumat, 15 Jan 2021 15:10 WIB
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menilai Raffi Ahmad tak patut jadi contoh yang baik sebagai penerima perdana vaksin Covid-19. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyesalkan tindakan artis Raffi Ahmad. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyebut selebritas Raffi Ahmad tidak terpuji karena langsung nongkrong tanpa protokol kesehatan beberapa jam setelah divaksin bersama Presiden Joko Widodo.

Azis mengingatkan Raffi bahwa tidak semua masyarakat dapat kesempatan vaksinasi perdana. Seharusnya, Raffi bisa memanfaatkan momen itu dengan menjadi contoh baik untuk publik.

"Sangat tidak terpuji, baik figur publik maupun masyarakat secara luas, [tak] patut menjadi contoh yang baik dalam penerapan protokol kesehatan. Terlebih sesudah mendapatkan kesempatan didahulukan dalam proses vaksinasi ini," kata Azis dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1).


Politikus Partai Golkar itu mengapresiasi permintaan maaf dari Raffi. Ia meminta Raffi belajar dari kesalahannya tersebut.

Azis berharap Raffi bisa amanah dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai penerima vaksinasi perdana. Ia juga berharap masyarakat memetik pelajaran penting dari kejadian ini.

"Semoga masyarakat juga dapat memaafkannya. Selanjutnya, ini menjadi pelajaran akan pentingnya tetap menjalankan protokol kesehatan sekalipun sudah divaksinasi Covid-19," ucap Azis.

Di kesempatan yang sama, Azis juga mengimbau tokoh masyarakat dan para pemengaruh (influencer) ikut mengampanyekan vaksinasi. Menurut Azis, para tokoh masyarakat bisa membantu pemerintah untuk meyakinkan masyarakat soal vaksinasi.

"DPR mengharapkan para teladan, tokoh agama, serta kaum intelektual dalam masyarakat dapat konstruktif dan positif dalam menyosialisasikan program vaksinasi nasional sesuai fakta dan mekanisme yang ada," ujar dia, yang pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi e-KTP itu.

Terpisah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta masih mengumpulkan informasi terkait acara pesta ulang tahun yang dihadiri Raffi hingga Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di Jakarta Selatan, Rabu (13/1).

"Kita masih kumpulkan informasi (terkait acara tersebut)," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin saat dikonfirmasi, Jumat (15/1).

Arifin masih belum mau berkomentar banyak ihwal acara tersebut. Dia hanya menyebut masih terus melakukan pendalaman ihwal dugaan pelanggaran protokil kesehatan di acara itu.

Berikut 7 vaksin Covid-19 yang akan diedarkan di dalam negeri berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan.Berikut 7 vaksin Covid-19 yang akan diedarkan di dalam negeri berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan. (CNN Indonesia/Timothy Loen)

"Masih pendalaman atas masalah," ucap Arifin.

Sebelumnya, Raffi Ahmad membuat heboh publik karena foto yang menampilkan dirinya nongkrong tanpa menerapkan protokol kesehatan. Padahal di hari yang sama, Raffi baru saja jadi perwakilan anak muda yang ikut vaksinasi perdana di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam sebuah foto, Raffi terlihat berfoto bersama Nagita Slavina, Sean Gelael, Gading Marten, dan Anya Geraldine tanpa masker dan jaga jarak.

Tak lama setelah foto beredar, pihak Istana menegur kelakuan Raffi. Raffi pun meminta maaf ke publik atas tindakannya tersebut.

"Terkait peristiwa tadi malam, di mana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa masker dan tanpa jaga jarak, pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia [email protected],Sekretariat Presiden, KPCPEN, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut," kata Raffi melalui Instagram, Kamis (15/1).

(dhf/dis/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER