Pemprov Sulbar Tunda Vaksinasi Covid-19 Imbas Gempa

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 14:40 WIB
Pemprov Sulbar menunda vaksinasi covid-19 imbas gempa yang mengguncang Kabupaten Mamuju-Majene. Pemprov Sulbar menunda vaksinasi covid-19 imbas gempa yang mengguncang Kabupaten Mamuju-Majene. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan menunda agenda vaksinasi Covid-19 akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Mamuju-Majene hingga waktu yang belum ditentukan.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Sulbar Muhammad Ichwan mengatakan, masih menunggu situasi kondusif dan para tenaga vaksinator serta masyarakat yang mendapat jatah vaksin kembali ke tempat masing-masing.

"Kita tunda sampai kondisi lebih stabil dan kondusif atau para pengungsi telah kembali. Sekarang fokus pelayanan kesehatan bagi korban gempa," kata Ichwan dilansir dari Antara, Senin (18/1).

Ichwan menjelaskan program vaksinasi Covid-19 di Sulbar hingga saat ini belum dilakukan termasuk kepada para pejabat yang masuk daftar prioritas.

Hal itu terjadi lantaran gempa melanda sejumlah daerah beberapa jam sebelum peluncuran vaksinasi Covid-19.

"Jadi paginya (Jumat 15 Januari) kita rencana launching, sementara gempa terjadi dini hari. Jadi sejauh ini belum ada yang kita vaksin, masih nol persen," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, Muhammad Alif Satria mengatakan, target sasaran dari pemberian vaksin tersebut terbagi lima, yaitu tenaga kesehatan sebanyak 10.569, pelayanan publik sebanyak 94.023, kemudian masyarakat rentan secara geospasial, sosial, ekonomi sebanyak 343,132 orang.

Selain itu, masyarakat umum pelaku ekonomi sebanyak 371.948 orang dan masyarakat rentan lainnya sebanyak 69.367 orang.

Ia menyampaikan, untuk tahap pertama, data sasaran vaksin adalah tenaga kesehatan yang tersebar di enam kabupaten di Sulbar sebanyak 10.568 orang

Di antaranya, Kabupaten Majene sebanyak 1.466 orang, untuk Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 3.008 orang untuk Kabupaten Mamasa sebanyak 1.543 orang.


Selain itu untuk Kabupaten Mamuju sebanyak 2.694 orang dan untuk Kabupaten Pasangkayu sebanyak 780 orang dan untuk Kabupaten Mamuju Tengah sebanyak 1.078 orang.


Vaksinasi Covid-19 diketahui telah dilakukan di sejumlah daerah yang dimulai dari para gubernur dan wali kota. Sementara Presiden Joko Widodo juga telah menjadi orang pertama yang disuntik vaksin pada 13 Januari lalu.

(Antara/psp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK