Hampir 4 Ribu Orang Tewas Akibat Bencana dan Covid Awal 2021

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 10:54 WIB
Banjir Kalimantan Selatan, gempa bumi Sulbar, insiden Sriwijaya Air SJ 182 dan lonjakan Covid pada awal 2021 menyebabkan hampir 4.000 orang tewas. Pengungsi korban gempa antre untuk mendapatkan logistik dari TNI AD di Stadion Manakarra, Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/1/2021). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rentetan bencana menerjang Indonesia pada awal tahun 2021, ketika pandemi virus corona (Covid-19) masih berkecamuk.

Mengawali tahun 2021, Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari. Pesawat jatuh hanya selang beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Pesawat tersebut mengangkut 62 orang. Rinciannya, 50 penumpang dan 12 lainnya awak pesawat. Sebanyak 29 orang dalam pesawat sudah dipastikan tewas.


Pada hari yang sama, longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Hingga Minggu (17/1) bencana tersebut menelan 32 korban tewas, sementara 8 lainnya belum ditemukan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai dengan kemarin, 25 orang luka-luka akibat longsor. Kemudian, 1.020 jiwa terdampak longsor mengungsi di sejumlah lokasi pengungsian.

Kabar duka kembali menghampiri Indonesia pada Rabu (12/1) ketika banjir menerjang wilayah Kalimantan Selatan. Setidaknya, 10 kabupaten/kota terendam banjir, yakni Kabupaten Tapin, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Tabalong, Kota Banjarmasin, Kabupaten Batola, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sampai dengan Minggu (17/1), 24.379 rumah penduduk terendam banjir, dan 39.549 warga mengungsi. BNPB juga mencatat lima orang tewas akibat banjir.

Kemudian, bencana gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat pada Kamis (14/1) dan Jumat dini hari (15/1).

Basarnas mencatat, 81 orang meninggal dunia sampai dengan Minggu (17/1) akibat gempa tersebut, dengan rincian 70 orang meninggal dari Kabupaten Mamuju, dan 11 sisanya dari Kabupaten Majene.

Di tengah rentetan bencana itu, pandemi Covid-19 juga masih tak terbendung. Pada awal tahun ini, tercatat jumlah kasus positif masih terus bertambah, jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 juga terus meningkat.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, sejak 1-17 Januari jumlah kasus bertambah 164.731 kasus. Total, kasus positif di Indonesia sampai dengan kemarin mencapai 907.929 kasus.

Pada periode yang sama, jumlah kasus kematian Covid mencapai 3.849 kasus. Total, sejak awal pandemi sampai dengan Minggu (17/1) sudah mencapai 25.987 kasus.

Dari rentetan bencana dan penyebaran Covid di awal tahun ini, total 3.996 orang di Indonesia meninggal dunia.

Terkait rentetan bencana ini, Presiden Joko Widodo sebelumnya memastikan pemerintah akan terus memantau penanganan bencana alam dan hadir bagi masyarakat Indonesia.

"Kita ingin baik pemerintah daerah pemerintah pusat selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini," kata Jokowi beberapa waktu lalu.

(dmi/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK