Penutupan DPRD DKI Imbas Covid Diperpanjang hingga 25 Januari

CNN Indonesia | Senin, 18/01/2021 23:39 WIB
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan perpanjangan lockdown tersebut mengikuti ketentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Eko Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (19/2). (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi memperpanjang masa lockdown gedung DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat sampai dengan 25 Januari.

Perpanjangan lockdown tersebut mengikuti ketentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Ini kan hari terakhir saya katakan lockdown kemarin, tapi kan secara sistem sekretariat, fungsi jalan. Nah saya mengikuti aturan pemerintah sampai tanggal 25, saya ikuti aturan Pak Presiden," kata Pras di Balai Kota, Senin (18/1).


Dalam kesempatan itu, Pras juga menyoroti lonjakan kasus positif Covid-19 di Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Menurut Pras, Pemprov DKI harus bisa meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan.

Selain itu, Pras berharap Pemprov menjalin komunikasi lebih baik lagi dengan DPRD terkait penanganan pandemi Covid.

Sebelumnya, Gedung DPRD DKI telah ditutup sejak 4 Januari penutupan gedung ini dilakukan setelah 15 orang anggota dan pegawai DPRD, termasuk Plt Sekretaris Dewan Hadameon Aritonang terpapar virus coron.

Politikus PDIP itu memastikan penutupan Gedung DPRD tidak akan mengganggu kinerja anggota dewan. Sementara, untuk pegawai Sekretariat Dewan akan diberlakukan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

"Saya rasa enggak, pembahasan APBD sudah selesai, semua sudah selesai, paling ada ya diskusi, rapat dengar pendapat, sedikit-sedikit nah itu yang mungkin saya laksanakan," ujar Pras.

Seperti diketahui, kasus covid di tanah air masih menunjukkan tren naik. Bahkan, kasus positif di Indonesia bertambah 9.086 orang pada hari ini, Senin (18/1). Dengan demikian, total kasus Covid-19 mencapai 917.015 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 745.935 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan 26.282 orang lainnya meninggal dunia. Data tersebut dihimpun Kementerian Kesehatan hingga pukul 12.00 WIB.

(dmi/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK