Rizieq Serukan Kader Bantu Pemerintah Tangani Korban Bencana

CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2021 09:52 WIB
Rizieq melalui Aziz Yanuar meminta agar terus membantu seluruh korban bencana alam tanpa memandang latar belakang tertentu. Imam Besar FPI, Rizieq Shihab. (AP/Achmad Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kuasa Hukum eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan kliennya menitipkan pesan kepada setiap elemen masyarakat Indonesia untuk bersama-sama membantu pemerintah mengatasi rentetan bencana alam yang terjadi di Indonesia pada awal tahun 2021 ini.

"Bantu pemerintah dalam mengatasi bencana ini. Mari bahu-membahu untuk persaudaraan Indonesia," kata Aziz menitipkan pesan Rizieq kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/1).

Aziz mengatakan Rizieq turut menitipkan pesan kepada segenap elemen simpatisan dan pendukung Front Persaudaraan Islam di seluruh Indonesia. Rizieq, kata Aziz, meminta agar terus membantu seluruh korban bencana alam tanpa memandang latar belakang tertentu.


"Lanjutkan perjuangan Front Pembela Islam yang memang selalu terdepan dalam membantu bencana tanpa pandang agama, suku, ras," kata Aziz.

Lebih lanjut, Aziz mengatakan Rizieq juga berpesan agar masyarakat bisa terus saling tolong menolong untuk persaudaraan Indonesia ke depannya.

"Bersama Front Persaudaraan Islam kita membangun Indonesia lebih baik," kata dia.

Rentetan bencana alam terjadi di Indonesia pada awal tahun 2021. Mulai dari longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Sumedang pada Sabtu (9/1), bencana banjir di Kalimantan Selatan dan Manado, Sulawesi Utara.

Tak berhenti sampai di situ, pada Kamis (14/1) hingga Jumat (15/1) bencana gempa bumi turut mengguncang Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Rentetan bencana alam itu tak hanya menimbulkan korban jiwa, bahkan juga membuat puluhan hingga ratusan ribu orang harus mengungsi.

Rizieq diketahui kini mendekam di tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian imbas dari kasus kerumunan yang terjadi di Petamburan, Jakarta dan Megamendung, Bogor beberapa waktu lalu.

(rzr/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK