Epidemiolog: Airlangga Tutupi Covid-19 karena Takut Dibully

CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 06:16 WIB
Epidemiolog UI Pandu Riono menilai Menko Perekonomian Airlangga menutupi kondisi yang sempat positif covid-19 karena takut dibully. Epidemiolog menilai Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menutupi kondisinya yang sempat positif covid karena takut dibully. (Foto: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono menilai, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tidak mengungkap ketika dinyatakan positif covid-19 karena khawatir dirundung atau di-bully masyarakat. Terlebih Airlangga juga menjabat sebagai ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

"Termasuk karena dia ketua KPC dan PEN. Jadi mungkin ada kekhawatiran masyarakat mem-bully atau menstigma," kata Pandu kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/1).

Menurut dia, seharusnya pejabat publik bersikap terbuka ketika terpapar covid-19 untuk memudahkan tracing atau pelacakan sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat.


Sementara kasus yang dialami Airlangga, sambungnya, seolah semakin menunjukkan bahwa pasien covid-19 mengalami stigma. Hal itu seharusnya diluruskan oleh pejabat publik.

"Saya sangat kecewa sekali sama Pak Airlangga, karena dia tidak memanfaatkan sebagai pemimpin melakukan sikap yang positif dan membangun dalam penanganan pandemi," tuturnya.

Pandu menilai, sikap Airlangga yang tak terbuka juga jadi bukti bahwa pemerintah tidak menjalankan komunikasi publik yang baik dalam penanganan covid-19. Padahal menurutnya penyampaian informasi merupakan unsur penting dalam melawan pandemi.

Sedangkan yang dilakukan pemerintah saat ini, lanjut dia, seolah tak terkoordinasi. Ia khawatir pendekatan penanganan seperti ini justru berpotensi tidak efektif dan optimal.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengungkap Airlangga telah melakukan donor plasma konvalesen, yang hanya bisa dilakukan oleh pasien yang pernah terjangkit covid-19.

Selama ini Airlangga tidak pernah melaporkan ke publik bahwa dirinya terjangkit covid-19.

Terbaru, Airlangga mengakui dirinya positif covid-19 pada tahun lalu. Ia mengatakan keterlibatannya mendonorkan plasma konvalesen merupakan unngkapan syukur usai dinyatakan sembuh covid-19.

"Ini ungkapan rasa syukur saya karena termasuk orang-orang yang mampu bertahan dari serangan Covid-19,' ucapnya melalui keterangan tertulis.

Sebagai Ketua KPCPEN, Airlangga selama ini menjadi pihak yang pertama kali menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah terkait penanganan pandemi.

(fey/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK