Listyo Sigit: Tak Ada Agama Ajarkan Terorisme, Termasuk Islam

CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 15:00 WIB
Calon Kapolri Listyo Sigit menyatakan Islam mengajarkan rahmatan lil alamin, sementara terorisme memanfaatkan ajaran entah dari mana. Calon Kapolri Listyo Sigit menyatakan Islam mengajarkan rahmatan lil alamin, sementara terorisme memanfaatkan ajaran entah dari mana. Foto: CNN Indonesia/ Safir Makki
Jakarta, CNN Indonesia --

Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan tidak ada agama yang mengajarkan soal terorisme, termasuk Islam.

"Yang disampaikan Pangeran [Khaerul Saleh, Wakil Ketua Komisi III DPR RI], tidak ada satu agama pun yang mengajarakan masalah terorisme, semua agama mengajarkan kasih sayang, termasuk Islam," kata Listyo dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (20/1).


Dia berkata, Islam mengajarkan ajaran yang rahmatan lil alamin. Sementara, katanya, terorisme "Itu adalah cara dengan memanfaatkan ajaran-ajaran yang tentunya tidak tahu itu ajaran dari mana".

Listyo menambahkan terorisme harus menjadi musuh bersama yang harus dicegah dan diperangi.

"Tentunya kita semuanya wajib memerangi. Sekali lagi terorism itu adalah musuh bersama, kita semua wajib bagi kita untuk mencekal, mencegah, dan memerangi," ucap dia.

Sebelumnya, sejumlah kasus terorisme menyeret organisasi yang membawa nama Islam. Misalnya, pemblokiran rekening terkait FPI, lembaga zakat tertentu, hingga kasus Abu Bakar Baasyir.

Akademisi dari Australian National University (ANU) Greg Fealy, dalam 'Jokowi Repressive Pluralisme' yang dimuat di East Asia Forum pada 27 September 2020, menyebut Presiden Jokowi melakukan tindakan represif terhadap kelompok Islam dalam empat tahun terakhir.



(mts/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK