Ambroncius Minta Maaf ke Natalius Pigai dan Masyarakat Papua

CNN Indonesia | Senin, 25/01/2021 21:39 WIB
Ambroncius mengaku tidak mungkin melakukan tindakan rasialisme terhadap masyarakat Papua karena sudah diadati di Papua lewat acara lompat piring dan bakar batu. Politikus Partai Hanura, Ambroncius Nababan. (CNN Indonesia/ Michael Josua)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin), Ambroncius Nababan meminta maaf kepada mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai dan masyarakat Papua terkait dugaan tindak rasialisme yang telah ia lakukan.

"Saya memohon maaf kepada Saudara Natalius Pigai dan masyarakat Papua. Mungkin ada yang tersinggung dan menganggap saya menghina masyarakat luas, apalagi melakukan rasis," ujar Ambroncius dalam video yang diunggah di akun Youtube Widjaja Tjahjadi, Senin (25/1).

Ia mengaku tidak mungkin melakukan tindakan rasialisme terhadap masyarakat Papua karena sudah diadati di Papua lewat acara lompat piring dan bakar batu. Dia menyebut ujaran itu hanya ditujukan kepada Pigai, bukan kepada masyarakat Papua secara menyeluruh.


"Tidak mungkin saya melukai hati masyarakat Papua yang sangat saya cintai ini. Ini hanya terhadap Saudara NP [Natalius Pigai], yang ketepatan dia anak Papua juga. Ini benar-benar ditujukan kepada Saudara NP tersebut, bukan kepada masyarakat Papua secara keseluruhan," katanya.

Ambroncius menyatakan bahwa permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Papua ini benar-benar disampaikan secara tulus.

"Saya benar-benar dengan hati yang tulus meminta maaf ke seluruh masyarakat Papua. Mohon hal ini tidak menjadikan kita jadi salah pengertian, miskomunikasi dan mudah-mudahan hal ini bisa dimaklumi dan dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya buat saya," katanya.

Ia pun menyampaikan bahwa dirinya siap menghadapi gugatan yang akan dilayangkan Pigai secara hukum. Ambroncius berjanji tidak akan lari dan akan bertanggung jawab terhadap Pigai bila dirinya dinyatakan bersalah dan melanggar hukum.

Namun, Ambroncius menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud sama sekali untuk melukai hati masyarakat Papua.

"Untuk itu kepada saudara saya, masyarakat Papua, agar dapat memaafkan saya," katanya.

Ambroncius menambahkan, dirinya juga meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait permasalahan yang telah terjadi dan berkata bahwa masalahnya dengan Pigai akan diselesaikan secara damai.

Sebelumnya, Ambroncius diduga melakukan tindak rasialisme terhadap Pigai. Dugaan itu terungkap ke publik usai Pigai mengunggah foto tangkapan layar berisi muatan rasial di akun Facebook Ambroncius Nababan. Di dalamnya foto tersebut Natalius disandingkan dengan foto gorila disertai komentar terkait vaksinasi.

"Edodoeee pace. Vaksin ko bukan sinovac pace tapi ko pu sodara bilang vaksin rabies," tulis akun Ambroncius Nababan dalam foto yang diunggah akun Twitter @NataliusPigai2, Minggu (24/1).

Merespons, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat melaporkan Ambroncius ke Polda Papua Barat terkait dugaan rasial terhadap Pigai.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi laporan tersebut dibuat oleh Ketua KNPI Pronvisi Papua Barat, Sius Dowansiba. Laporan teregistrasi dengan Nomor /LP/17/I/2021/Papua Barat.

(mts/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK