Stasiun Tawang Semarang Lumpuh akibat Banjir

CNN Indonesia | Sabtu, 06/02/2021 13:51 WIB
Stasiun Tawang lumpuh karena tergenang banjir akibat hujan deras hampir sepuluh jam di Kota Semarang hingga Sabtu (5/2). Stasiun Tawang lumpuh karena tergenang banjir akibat hujan deras hampir sepuluh jam di Kota Semarang hingga Sabtu (5/2). (Antara Foto/Aditya Pradana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Stasiun Tawang lumpuh karena tergenang banjir akibat hujan deras hampir sepuluh jam di Kota Semarang hingga Sabtu (5/2).

Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, mengatakan bahwa kelumpuhan ini mengakibatkan perjalanan kereta dari dan menuju stasiun terganggu.

"Stasiun Tawang seluruhnya terendam banjir hingga ke jalan raya depan stasiun. Kedalaman air di hall Stasiun Tawang mencapai 70 cm, mengakibatkan fasilitas penumpang juga mengalami gangguan," katanya kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (6/2).


Karena kondisi tersebut, untuk sementara ini layanan rapid test antigen penumpang di Stasiun Tawang juga dipindahkan ke Stasiun Poncol.

"Stasiun Poncol (banjir) hanya halaman parkir depannya saja," tuturnya.

Banjir di stasiun Tawang juga terekam dalam video yang tersebar di Twitter pagi ini. Dalam rekaman tersebut, terlihat kursi-kursi di stasiun terendam. Gerai-gerai makanan dan minimarket juga tampak tutup.

Di kota lain, pemberangkatan kereta api dari dan menuju Semarang pun ikut terdampak dan mengalami keterlambatan. Beberapa warganet lantas mengeluhkan pembatalan tiket keberangkatan menuju Semarang.

"Pembatalan Tiket @KAI121 di Stasiun Tegal karena jalur #Semarang kebanjiran. Ya mau gimana lagi hmmmmm," tulis seorang warganet.

Adapun Kereta Api yang terganggu antara lain:
- KA Argo Bromo anggrek dari Surabaya Turi tujuan Jakarta, yang tertahan di Stasiun Gambringan.
- KA Kaligung dari Tegal tujuan Semarang tertahan di Stasiun Mangkang,begitu juga Kaligung tujuan Tegal.
- KA Maharani dari Surabaya Turi tujuan Semarang tertahan di Stasiun Brumbung.
- KA Kamandaka dari Purwokerto tujuan Semarang tertahan di Stasiun Pekalongan.
- KA Kedungsepur dari Semarang tujuan Ngrombo tertahan di Stasiun Tawang.
- KA Harina dari Bandung tujuan Surabaya Turi tertahan di Stasiun Poncol
- Dan KA KA Barang sejumlah 5 KA juga tertahan di koridor yang sama.

Hingga saat ini, PT KAI Daop 4 Semarang masih berupaya menekan keterlambatan dan tetap melayani para pelanggan KA dengan mengalihkan rute atau perubahan ke moda lain.

Untuk KA ArgoBromo Anggrek dari StasiunGambringan, misalnya, dialihkan melalui lintas Selatan lewat Solo-Yogya-Purwokerto-Cirebon.

Selain itu, untuk KA Harina, para pelanggan mendapatkan Service Recovery dan perjalanannya dialihkan dengan moda bus dari Stasiun Poncol menuju ke Stasiun Brumbung dengan jarak 17 km.

Selanjutnya, mereka akan diangkut dengan rangkaian yang telah disiapkan, yaitu eks rangkaian KA Maharani.

Pelanggan KA Maharani yang akan menuju ke Semarang diangkut dengan bus. Lalu, pelanggan KA Joglosemarkerto dari Stasiun Alastua diangkut dengan minibus menuju Stasiun Poncol.

"Jalur lintas utara yang masih terjadi banjir dan belum bisa dilalui KA adalah petak jalan Stasiun Poncol-Tawang dan Stasiun Tawang-Alastua karena kedalaman air mencapai 30 cm di atas kepala rel," katanya.

(hen/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK