Anies Pamer Macet DKI Turun ke Jokowi, DPRD Sebut Sebab Covid

CNN Indonesia | Selasa, 09/02/2021 22:47 WIB
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan ibu kota keluar dari 10 besar kota termacet pada 2020 bukan karena gubernur tapi pandemi. Kepadatan kendaraan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat, 11 September 2020. (CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengkritik sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memamerkan kondisi Jakarta tak lagi menempati jajaran 10 besar kota termacet dunia di depan Presiden Joko Widodo.

Menurut Gilbert, kondisi Jakarta yang tidak macet itu bukan buah dari kebijakan yang dilakukan Anies.

"Kalau dikatakan tidak macet, betul tidak macet, itu kan bukan karena ada usaha yang terstruktur. Bukan karena Gubernur, bukan karena Dinas Perhubungan, tapi karena pandemi. Covid-19 ini yang bikin DKI tidak macet," kata Gilbert saat dihubungi, Selasa (9/2).


Gilbert mengatakan DKI adalah pusat perekonomian, dimana banyak terjadi mobilitas masyarakat. Ketika pandemi terjadi dan masyarakat enggan untuk keluar rumah, maka otomatis, kata dia, berpengaruh pada tingkat kemacaten.

"Karena covid, bukan karena apa-apa, kalau mau dihargai ya Covid yang dihargai," ucap dia.

Lebih lanjut ia berpendapat Jokowi sendiri sudah paham dengan karakter Anies yang pamer pencapaian itu.

"Pak Jokowi sudah lebih dahulu kenal. Kita serahkan penilaian kepada Pak Jokowi. Publik juga tahu lah," kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengumumkan DKI Jakarta sudah tidak semacet tahun-tahun sebelumnya. Hal itu ia sampaikan dalam peringatan Hari Pers Nasional 2021 yang dihadiri Presiden Joko Widodo.

Anies menyampaikan Jakarta tak lagi menempati jajaran 10 besar kota termacet dunia. Data itu ia kutip dari Tom Tom Traffic Index pada 2020.

"Izinkan kami juga melaporkan bahwa Jakarta pada tahun 2020 ini keluar dari daftar kota termacet di dunia," kata Anies dalam peringatan Hari Pers Nasional 2021 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/2).

Anies menyebut Jakarta pernah masuk 4 besar kota termacet dunia pada 2017. Lalu menjadi urutan ke-7 di 2018, urutan ke-10 pada 2019, dan urutan ke-31 pada 2020.

(yoa/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK