Pemerintah Akan Rapat Evaluasi Cuti Bersama 2021 Pekan Depan

CNN Indonesia | Rabu, 17/02/2021 15:17 WIB
Menko PMK mengatakan untuk rapat evaluasi libur dan cuti bersama 2021 itu digelar pekan depan. Menko PMK Muhadjir Effendy. (Biro Setpres/Rusman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan rapat evaluasi libur dan cuti bersama tahun 2021 akan digelar pada pekan depan.

"[Rapat] Minggu depan, harinya belum dipastikan," kata Muhadjir melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (17/2).

Muhadjir menyatakan kemungkinan besar jadwal cuti bersama 2021 akan dikurangi. Meski demikian, Ia belum memastikan berapa hari jadwal cuti bersama itu akan dihapus.


Ia mengatakan rapat evaluasi libur dan cuti 2021 itu nantinya akan digelar bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah.

"Kemungkinan akan dikurangi jadwal cuti bersamanya. Berapa jumlahnya? Kita bicarakan dulu dng Menteri PAN-RB, Menag dan Menaker," kata Muhadjir saat meninjau kegiatan donor plasma konvalesen di Surabaya, Jatim, Selasa (16/2) seperti dilansir dari CNN Indonesia TV.

Muhadjir menilai ada kecenderungan penularan virus Corona meningkat saat memasuki libur panjang. Meski demikian, angka tersebut tak menjadi variabel tunggal karena masih banyak faktor lain yang turut mempengaruhinya.

"Ada kecenderungan begitu. Jadi setiap libur panjang ada kenaikan kasus," kata dia.

Wacana evaluasi cuti dan libur bersama sepanjang tahun 2021 awalnya dilontarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

Tjahjo berencana akan mengoordinasikan terkait evaluasi cuti bersama itu dengan Menko PMK Muhadjir Effendy dalam waktu dekat. Langkah itu, kata mantan Mendagri tersebut, tengah dikaji lantaran kondisi pandemi virus Corona di Indonesia yang masih belum menentu.

Bahkan, Tjahjo sempat mengusulkan libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah hingga libur Tahun Baru 2022 diperpendek. Hal itu bertujuan untuk meminimalisasi penularan virus corona saat musim libur panjang tiba.

"Kami usulkan supaya libur Idulfitri [sampai] tahun baru enggak ada H-5 atau H+5, atau H-10 H+10, diperpendek, dengan protokol kesehatan yang ketat, disiplin," kata Tjahjo kemarin.

Pemerintah sendiri telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2021 sebanyak 23 hari. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri.

Tiga menteri yang menandatangani keputusan tersebut yakni Menteri Tenaga Kerja, Menteri Agama, dan Menpan RB.

(mln/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK